Kompetensi Utama

Layanan


Satelit LAPAN-A2/ORARI Berfungsi Baik
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Rizki • 23 Nov 2015 • Dibaca : 26117 x ,

Kepala LAPAN menjelaskan mengenai satelit LAPAN-A2.

Satelit LAPAN-A2 berhasil diluncurkan dengan baik pada 28 September 2015 dari India. Ketiga misi utamanya yaitu komunikasi, pemantauan kapal, dan dan pemantauan wilayah Indonesia berjalan dengan baik.

Hal tersebut dipaparkan dalam talkshow Hasil Awal Operasi Satelit LAPAN-A2/ORARI. Talkshow berlangsung di Balai Pertemuan Dirgantara LAPAN, Jakarta, Senin (23/11). Talkshow menghadirkan pembicara Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, Kepala Bidang Teknologi Ruas Bumi LAPAN Chusnul Tri Judianto, dan dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Dirgantara Rahadian.

Kepala LAPAN menjelaskan. LAPAN-A2 merupakan upaya untuk menuju kemandirian bangsa di bidang teknologi satelit. Kemandirian ini diperlukan mengingat usia operasi satelit hanya beberapa tahun, sehingga Indonesia perlu menguasainya.

Satelit LAPAN-A2/ORARI merupakan satelit mikro pertama yang dibuat di Indonesia. Saat ini LAPAN-A2 berada di ketinggian 600 kilometer dari permukaan bumi dengan inklinasi enam derajat. Satelit melintasi wilayah Indonesia sebanyak 14 kali sehari dengan orbit near equatorial.

Chusnul menjelaskan, sejak 1,5 jam sejak diluncurkan, satelit memasuki fase pengujian yang dinamakan LEOP/IOT (Launch and Early Orbit Phase/ In Orbit Test). Saat ini, setelah satu bulan berada di orbit, satelit telah melewati masa kritisnya.

Masa LEOP/IOT, merupakan masa kritis dalam hidup satelit karena pada periode tersebut, satelit rentan mengalami kegagalan akibat tidak mampu menahan beban selama peluncuran. Namun, hasil observasi LAPAN-A2 menunjukkan semua komponennya berfungsi dengan baik.

Sistem radio dan komputer satelit befungsi dengan baik sehingga satelit mampu menerima dan memproses perintah dari bumi. Indikator kesehatan satelit juga menunjukkan bahwa baterai dan panel surya berfungsi dengan baik. Selanjutnya, satelit memasuki tahap perawatan agar semua fungsi terkendali dan satelit bekerja dengan baik.

LAPAN-A2 memiliki tiga misi yaitu komunikasi amatir, pemantauan kapal laut, dan pengamatan bumi. Misi komunikasi telah berhasil pada minggu pertama LEOP. Pihak radio amatir dari Indonesia (ORARI), Malaysia, dan Australia, menyatakan telah menerima dan mengirim pesan via LAPAN-A2. Dengan keberhasilan tersebut satelit ini mendapat panggilan resmi sebagai satelit komunikasi amatir OSCAR-86 atau AMSAT Indonesia.

Misi pemantauan kapal juga bejalan dengan baik. LAPAN-A2 dilengkapi dengan Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan kapal. Dalam 24 jam, LAPAN-A2 mampu mengumpulkan 2,4 juta pesan dari kapal laut. Untuk itu, LAPAN akan berkolaborasi dengan otoritas maritim indonesia agar data tesebut dapat dimanfaatkan.

Sementara itu, untuk menjalankan misi pengamatan Bumi, saat ini pengaturan fokus masing-masing kamera telah dilakukan. Pengaturan bertujuan agar kamera dapat menghasilkan foto dengan ketajaman dan kualitas yang baik. LAPAN A2 memiliki cakupan area di wilayah ekuator antara enam derajat lintang utara hingga enam derajat lintang selatan.

Mengenai misi komunikasi dalam satelit LAPAN-A2, Dirgantara mengatakan bahwa fungsi ini sangat penting bagi Indonesia. Untuk menjalankan fungsi ini, satelit dilengkapi Voice Repeater dan Automatc Packet Reporting System (APRS).

Dirgantara menjelaskan, voice repeater memiliki peran penting dalam penanganan bencana tsunami di Aceh pada 2004. Saat itu, informasi kondisi bencana pertama kali diperoleh dengan menggunakan voice repeater yang terhubung ke satelit.

Sementara itu, APRS berfungsi untuk menentukan posisi seserang saat terjadi bencana. APRS juga dapat digunakan untuk kepentingan pendakian gunung guna melacak lokasi keberadaan pendaki.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL