Kompetensi Utama

Layanan


52 Tahun Kontribusi LAPAN dalam Pembangunan Nasional di Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa
Penulis Berita : Humas/rizki • Fotografer : Humas/eko • 27 Nov 2015 • Dibaca : 51442 x ,

Kepala LAPAN, Prof Thomas Djamaluddin saat senam bersama seluruh pegawai LAPAN pada HUT LAPAN ke-52 di Pustekbang, rumpin 26/11

Bertempat di Pusat Teknologi Penerbangan ,Rumpin, 26-27 November 2015 LAPAN selenggarakan Public Open House dan Sosialisasi Rencana Induk Keantariksaan 2015-2039.

“LAPAN Unggul Indonesia Maju, LAPAN Melayani Indonesia Mandiri” ujar Kepala LAPAN, Prof Thomas Djamaluddin saat membuka acara ini sekaligus memberikan semangat dan motivasi pada konsolidasi keluarga besar LAPAN. Kontribusi nyata LAPAN bagi pembangunan nasional merupakan hal yang penting dalam mendukung Indonesia yang maju dan mandiri.

Lebih lanjut ia menjelaskan saat ini LAPAN memiliki program besar yaitu reformasi birokrasi dan 7 (tujuh) program utama dalam mendukung kemandirian bangsa dibidang teknologi penerbangan dan antariksa antara lain : pembangunan obsevatorium di NTT, sistem pendukung kebijakan berbasis penginderaan jauh, teknologi penerbangan pesawat transportasi N219 dan pesawat tanpa awak (LSU) dengan sIstem pemantauan maritim, satelit mikro A1-A5 , konsorsium nasional, teknologi roket dan bank data penginderaan jauh.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebagai lembaga litbang Pemerintah di Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa di Indonesia terus berupaya mewujudkan Visi nya sebagai Pusat Unggulan Penerbangan dan Antariksa untuk Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Mandiri.

Sepanjang Tahun 2015 ini berbagai prestasi dan kemajuan telah diraih oleh LAPAN, mulai dari transformasi Logo Baru yang memiliki makna sesuai dengan 4 (empat) kompetensi Utama LAPAN, penghargaan dari Pemerintah, sukesnya peluncuran satelit equatrorial pertama LAPAN A2 , peluncuran roket RX450 sebagai tahapan roket pengorbit satelit dan roll out Pesawat Transportasi N219 akhir Desember 2015 ini.

Sesuai dengan Amanat UU 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan saat ini LAPAN telah menyusun Rencana Induk Keantariksaan 2015-2039, berbagai program di susun sebagai pedoman nasional penyelenggaraan keantariksaan di Indonesia berdasarkan 4 (empat) Kompetensi Utama LAPAN. Nantinya, rencana induk keantariksaan ini diharapkan dapat mendukung percepatan dan perluasan pembangunan Indonesia. Dukungan tersebut yaitu dalam pengembangan potensi ekonomi, penguatan konektivitas nasional, dan penguatan kemampuan sumber daya manusia serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan Public open House berlangsung pada (26/11) ini dibuka untuk masyarakat umum bertujuan untuk memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa bagi semua orang, baik pelajar maupun masyarakat. Dalam open house ini terdapat tiga kegiatan yaitu pameran dan mini Planetarium, tour and fun (mengunjungi laboratorium LAPAN), serta competition (lomba menggambar, mars LAPAN dan Master Quiz) dan workshop membuat roket Air

Sementara itu , sosialisasi Rencana Induk Keantariksaan 2015-2039 berlangsung pada puncak HUT Ke-52 LAPAN (27/11), Kepala Pusat Pengkajian Kedirgantaraan, Husni Nasution memaparkan rencana induk keantariksaan . Pada puncak HUT Ke-52 ini LAPAN memberikan penghargaan kepada pegawai terbaik LAPAN serta meluncuran buku Sang Perintis, portal intranet berbasis SSO dan online library dan aplikasi SWIFT (Space weather Information Forecast Services).


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL