Kompetensi Utama

Layanan


Atasi Bencana, Lapan-Jepang Kerja sama Teknologi
Penulis : Dewa Putu Sumerta • Media : Inilah.com • 04 Dec 2015 • Dibaca : 15971 x ,

INILAHCOM, Badung - Teknologi antariksa menjadi salah satu model pilihan negara maju untuk mengatasi masalah sosial ekonomi. Termasuk Indonesia yang sedang mengembangkan teknologi antariksa yang bekerja sama dengan negara maju di bidang keantariksaan, salah satunya Jepang.

"Pemanfaatan teknologi keantariksaan salah satunya bisa digunakan untuk pengurangan rIsiko bencana alam. Kita ingin bekerja sama dengan negara maju, seperti Jepang dan negara lainnya untuk menyelesaikan persoalan itu, dengan mencari solusi bersama. Karena bencana sangat mirip dengan Jepang termasuk negara lain seperti Filipina dan Thailand," ujar Kepala Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Thomas Djamaluddin disela Asia-Pacifik Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Bali, Jumat (3/12/2015).

Menurut Djamaluddin, selama ini Indonesia selalu menghadapi bencana, termasuk musibah kekeringan dan banjir akibat kebakaran hutan dan lahan. Melalui kerja sama keantariksaan ini, Indonesia ingin negara maju juga berbagi informasi dan data saling membantu dengan pengindraan jauh untuk penanganan bencana dan peringatan dini lebih cepat, terutama bencana banjir dan kekeringan.

"Melalui kerja sama Asia Pasifik ini bisa menanggulangi bencana alam kita bersama. Oleh karena itu, lembaga antariksa se-Asia-Pasifik selama 21 tahun menggelar pertemuan untuk memecahkan masalah sosial ekonomi di Asia-Pasifik dengan memamfaatkan teknologi antariksa dan aplikasinya," ungkapnya.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan para pemangku kepentingan bertukar informasi dan menjajaki kerja sama di bidang aktivitas keantariksaan. Melalui kegiatan ini juga diharapkan bermanfaat bagi kehidupan di wilayah Asia-Pasifik melalui kerja sama keanggotaan untuk menciptakan solusi dan meningkatkan kualitas kehidupan serta aktivitas di wilayah masing-masing.

"Kita sedang mengembangkan penelitian dan mendorong program studi di bidang antariksa di masa mendatang. Untuk itu saat ini perlu meningkatkan kerjasama dengan negara luar yang memiliki teknologi maju luar angkasa. Kerja sama tukar informasi dan teknologi berbasis keantariksaan di masa mendatang. Forum ini akan melahirkan gagasan keantariksaan untuk pembangunan di masa mendatang," tegasnya.

APRSAF kali ini juga menggelar kegiatan edukasi keantariksaan seperti water rocket, kontes poster dan pameran. Water rocket atau roket air untuk siswa berusia 12 sampai 16 tahun se-Asia Pasifik yang menjadi pemenang kompetisi roket air di negara masing-masing.

Sumber :
http://nasional.inilah.com/read/detail/2257283/atasi-bencana-lapan-jepang-kerja-sama-teknologi








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL