Kompetensi Utama

Layanan


Menristekdikti Sosialisasikan Capaian Selama 2015
Penulis Berita : Humas/ZK • Fotografer : Humas/Sur • 29 Dec 2015 • Dibaca : 43514 x ,

Menristekdikti memaparkan mengenai capaian hasil litbang selama 2015.

Menjelang akhir 2015, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Refleksi Satu Tahun Kemenristekdikti. Kegiatan ini dalam rangka menyampaikan hasil capaian kinerja selama 2015 dan proyeksi peningkatan kinerja dan target 2016. Pertemuan tersebut diselenggarakan di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, (28/12).

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Muhammad Nasir berharap 2016 hurus lebih baik. Ia berkata, beberapa terobosan telah dilakukan pada 2015 antara lain adalah meningkatkan mutu kualitas perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membenahi regulasi, meningkatkan pengembangan kapasitas riset, memperbaiki kinerja di lingkungan Kemenristekdiki, peningkatkan daya saing produk Iptek, memperbanyak publikasi Internasional, pembangunan (Science and Technology Park (STP), penguatan inovasi teknologi, dan meningkatkan mutu penelitian.

Berbagai target yang dicanangkan pada 2015 telah berhasil diraih antara lain berbagai produk inovasi, prototipe laik industri, peningkatan jumlah akreditasi internasional dan maningkatnya jumlah Hak Kekayaan Intelektual yang dipatenkan.

Dalam sosialisasi capaian 2015 tersebut, Menristekdikti juga menjelaskan secara global hasil capaian di lingkungan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang dikoordinasikan oleh Kemenristekdikti.

Nasir antara lain menjelaskan mengenai capaian LAPAN. Ia menjelaskan bahwa LAPAN sukses meluncurkan satelit LAPAN-A2 pada September 2015. Satelit ini berfungsi untuk surveillance, monitoring lalu lintas kapal, dan komunikasi amatir. Pelepasan satelit ini dilakukan oleh Presiden RI.

Hasil kinerja LAPAN berikutnya yaitu, penampilan perdana pesawat N-219 di depan publik pada 10 Desember 2015. Pesawat ini merupakan kerja sama antara LAPAN dengan PT Dirgantara Indonesia.

Selain itu, LAPAN juga mengembangkan pesawat tanpa awak LAPAN Surveillance UAV (LSU) untuk misi airborne remote sensing. Pesawat ini telah dimanfaatkan oleh berbagai kementerian. Dalam paparannya, menteri juga menjelaskan mengenai hasil litbang LAPAN yang berkaitan dengan penelitian dan pemantauan cuaca antariksa. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Dr. Orbita Roswintiarti.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL