Kompetensi Utama

Layanan


Capaian LAPAN 2015 Tambah Kepercayaan Diri Tingkatkan Kinerja
Penulis Berita : Humas/Rizki • Fotografer : Humas/SA • 02 Jan 2016 • Dibaca : 44518 x ,

Presiden Joko Widodo, Kepala LAPAN, Menristekdikti, dan Wakil Gubernur Jawa Barat saat melepas satelit LAPAN-A2/Orari.

LAPAN terus memantapkan diri sebagai pusat unggulan penerbangan dan antariksa untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.

Tekad ini diwujudkan dalam upaya peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa menuju taraf internasional, peningkatan produk teknologi dan informasi, dan pelaksanaan penyelenggaraan keantariksa untuk kepentingan nasional.

Selama 2015, LAPAN telah mencetak berbagai capaian. Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa berbagai prestasi dan pencapaian telah LAPAN raih sepanjang 2015. Hal ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah dan sebagai bentuk tanggung jawab LAPAN dalam melaksanakan tugas pokoknya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Prestasi yang diraih pada 2015 yaitu mendapatkan pembinaan guna menjadi Pusat Unggulan Iptek 2016-2018 dari Kemenristekdikti untuk Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA). Penghargaan dan penetapan tersebut diberikan oleh Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi, Prof. Dr Mohammad Nasir.

Di bidang penginderaan jauh, LAPAN menerima penghargaan Tangguh Award 2015 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kategori Tokoh Inspiratif. Penghargaan ini diberikan untuk Tim Tanggap Darurat Bencana Berbasis Penginderaan Jauh LAPAN.

LAPAN juga mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 untuk Sistem Manajamen Mutu dalam Pelayanan Teknologi dan Data Penginderaan Jauh. Ini merupakan hasil upaya dan kerja sama Pusat Pemaanfaatan Penginderaan Jauh dengan Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh LAPAN dalam menyampaikan informasi berbasis data citra satelit.

Selanjutnya, di bidang teknologi penerbangan dan antariksa, LAPAN berhasil meluncurkan satelit LAPAN-A2/Orari pada September 2015. Satelit yang mengorbit di ketinggian 650 kilometer dari permukaan bumi ini merupakan satelit ekuatorial pertama Indonesia. LAPAN-A2 memiliki tiga misi utama yakni komunikasi amatir radio, pemantauan kapal, dan pemantauan wilayah Indonesia.

LAPAN juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk LSU (LAPAN Surveillence UAV) 03. Pesawat tanpa awak ini mampu menempuh jarak 340 kilometer dengan rute Garut-Pangandaran-Cilacap pulang pergi selama 3,5 jam. LAPAN, melalui Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) juga menerima penghargaan Karya Unggulan Anak Bangsa dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) melalui konsep Maritime Surveillance System (MSS) berbasis UAV.

Pada 2015, pesawat hasil kerja sama LAPAN dan PT Dirgantara Indonesia (PT DI), N219, telah diperkenalkan ke publik. Kepala LAPAN mengatakan bahwa pesawat ini murni dikembangkan oleh putra-putri Indonesia. Pesawat ini juga ditetapkan sebagai Karya Unggulan Anak Bangsa oleh Menristekdikti. Pengembangan N219 merupakan tonggak sejarah sekaligus menjadi pertanda kebangkitan teknologi penerbangan Indonesia.

Di bidang Kajian Penerbangan dan Antariksa, Presiden RI, Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49/2015 tentang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Peraturan ini terkait dengan Struktur Organisasi LAPAN. Kemudian, disusul dengan evaluasi dan seleksi terbuka nasional dan internal untuk 4 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya, 14 JPT Pratama, 45 Administrator, dan 55 Pengawas.

Prestasi LAPAN lainnya selama 2015 yaitu meningkatnya peringkat di Webometrik lembaga riset pada Januari 2015. LAPAN memperoleh peringkat tiga nasional atau 666 internasional, sebelumnya, LAPAN berada di peringkat empat atau 741 internasional.

Tidak hanya itu, LAPAN juga meraih peringkat ketiga untuk kategori lembaga negara pada penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Pusat. Penghargaan ini diberikan oleh Presiden RI, Joko Widodo kepada Kepala LAPAN di Istana Negara.

Penghargaan ini diperoleh karena LAPAN berhasil memenuhi kritera indikator penilaian yang mencakup penyediaan informasi, pelayanan informasi, dan pengelolaan serta pendokumentasiannya. Pemeringkatan ini menunjukkan komitmen LAPAN dalam melaksanakan amanah Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Di bidang kearsipan, LAPAN meraih peringkat ketiga unit Kearsipan Lembaga Negara/Lembaga Non-Kementerian pada Agustus 2015. Penghargaan ini diberikan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Selanjutnya dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), LAPAN menerima penghargaan dari Menteri Keuangan sebagai juara pertama untuk kategori Kementerian/Lembaga pada November 2015. Apresiasi diberikan berdasarkan penilaian data kinerja pengelolaan BMN yang terdiri dari laporan keuangan pemerintah pusat pada 2014, laporan BMN pada 2014, data kinerja pengelolaan BMN, data sertifikasi BMN berupa tanah pada aplikasi SIMANTAP, serta hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan kementerian/ lembaga pada 2014. Dari 86 instansi tersebut, LAPAN termasuk dalam 31 instansi yang berprestasi dalam kinerja pengelolaan BMN.

Terkait dengan pengadaan barang/jasa pemerintah, LAPAN menerima penghargaan National Procurement Award 2015 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Penghargaan itu untuk kategori Kepemimpinan pada Transformasi Pengadaan Secara Elektronik dan Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014.

Penghargaan ini diberikan atas dasar komitmen dalam pengembangan dan implementasi pengadaan secara elektronik sesuai dengan peraturan pemerintah.

Pencapaian LAPAN terakhir pada 2015 adalah Penilaian RB LAPAN menunjukkan peningkatan kinerja sehingga LAPAN berhak mendapatkan kenaikan tunjangan kinerja berdasarkan Perpres 161/2015 tertanggal 28 Desember 2015. Kenaikan tunjangan kinerja berkisar antara 27,1 - 55,0 persen dengan rata-rata 37,8 persen.

Kepala LAPAN mengatakan bahwa pencapaian, prestasi, dan penghargaan pada 2015 ini menambah kepercayaan diri dan upaya untuk meningkatkan kinerja lembaga.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL