Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Tetapkan Hitung Mundur GMT 2016
Penulis Berita : Humas/Sur • Fotografer : Humas/Rizki • 14 Jan 2016 • Dibaca : 18158 x ,

Kepala LAPAN memaparkan mengenai proses terjadinya Gerhana Matahari Total.

Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016. Peristiwa ini diprediksi melewati 11 provinsi yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. GMT 2016 merupakan fenomena alam yang menjadi perhatian publik baik nasional maupun internasional.

Sejak dahulu hingga sekarang keindahan langit beserta keteraturan di dalamnya telah menjadi daya tarik manusia yang memiliki rasa haus akan estetika dan pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, dalam acara Launching Hitung Mundur Gerhana Matahari Total 2016 di Balai Pertemuan Dirgantara, Kantor Lapan, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/1).

Ia menjelaskan bahwa gerhana matahari total terjadi apabila piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan bulan, saat itu piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari.

Ada tiga aspek penting dalam GMT 2016 yang dapat dimanfaatkan. Aspek tersebut yaitu ilmiah penelitian, edukasi publik, dan aspek budaya. Kepala LAPAN mengatakan, banyak pelajaran penting terkait dengan keantariksaan khususnya bidang astronomi. Selain itu, peristiwa ini juga menjadi pelajaran untuk mencerdaskan anak bangsa serta sebagai sarana untuk meningkatkan pariwisata dan potensi budaya kepada wisatawan dalam dan luar negeri.

Fenomena gerhana matahari total akan bisa disaksikan dengan rentang waktu antara 1,5 sampai 3 menit. Durasi GMT dapat disaksikan lebih lama di Indonesia Timur.

Launching hitung mundur Gerhana Matahari Total 2016 juga menghadirkan pembicara Dr. Jaya Murjaya dari Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika, Dr. Mahasena Putra, Kepala Observatorium Bosscha, Dr. Premana W Premadi dari UNAWE Indonesia/ITB, dan Esthy Reko Astuti dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL