Kompetensi Utama

Layanan


Gerhana Matahari Total Akan Terulang Kembali Di Indonesia
Penulis : dade • Media : kabarsebelas.com • 15 Jan 2016 • Dibaca : 17568 x ,

JAKARTA, Kabarsebelas.com - Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) tanggal 9 Maret 2016. Negara ini akan menjadi tempat terbaik dan menarik untuk memantau fenomena GMT. Namun, Gerhana seperti ini baru akan terulang kembali di Indonesia diperkirakan 350 tahun mendatang.


Para "pemburu GMT" seperti astronom, fotografer, dan ilmuwan dari berbagi disiplin pengetahuan dari berbagai negara, mereka sudah merencanakan untuk mengunjungi Indonesia khususnya daerah yang dilintasi GMT 2016.


"Gerhana matahari adalah suatu peristiwa dimana bulan melintas di antara bumi dan matahari sehingga kedudukan matahari, bulan dan bumi terletak pada satu garis lurus sehingga menyebabkan cahaya matahari yang jatuh ke bumi terhalang oleh bulan," kata Kepala Lembaga Penerbangan Dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin, Kamis (14/1), saat Lauching Hitung Mundur Gerhana Matahari Total 2016, Ruang Balai Pertemuan Dirgantara, di Kantor Pusat LAPAN Jl. Pemuda Persil No. 1 Rawamangun, Jakarta Timur.


Sementara itu, gerhana matahari akan terjadi pada siang ini. Ada tiga aspek penting dari GMT 2016 yang dapat dimanfaatkan yaitu aspek ilmiah penelitian, edukasi publik, dan aspek budaya. Ketiganya akan berdampak pada pariwisata daerah.


Thomas, mengatakan banyak pelajaran penting yang perlu diambil dan disempurnakan untuk memberikan manfaat besar bagi Indonesia terkait mencerdaskan masyarakat serta meningkatkan pariwisata untuk memperkenalkan potensi budaya dan alam Indonesia kepada wisatawan.


"GMT ini juga penting dalam mengali potensi nasional di bidang keantariksan khususnya bidang astronomi," ujarnya.


Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Esthy Reko Astuti menjelaskan GMT diprediksi terjadi di 10 provinsi di Indonesia. Namun, jalur GMT tersebut bermula dari Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Sampit (Kalimantan Tengah), Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara).


Selain itu, sejumlah daerah lain di Indonesia juga bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian, antara lain Kota Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado, dan Ambon.


"Dengan adanya wadah ini diharapkan semua pihak yang terlibat dapat mengambil manfaat diantaranya wawasan dan pengetahuan akan GMT 2016, ajang untuk membangun dan mempererat kerjasama," ujar Esthy. (dade)


Sumber : http://kabarsebelas.com/lainnya/3762-gerhana-matahari-total-akan-terulang-kembali-di-indonesia








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL