Kompetensi Utama

Layanan


55 Hari Lagi, Gerhana Matahari Total Bisa Dilihat di Indonesia
Penulis : Dwi Murdaningsih • Media : Republika.co.id • 14 Jan 2016 • Dibaca : 13488 x ,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Total (GMT) tanggal 9 Maret 2016. Indonesia akan menjadi tempat satu-satunya untuk melihat fenomena GMT di 2016. Para 'pemburu GMT' seperti astronom, fotografer, dan ilmuan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dari berbagai negara, bahkan NASA lembaga pemerintah Amerika Serikat.

Mereka sudah merencanakan untuk mengunjungi Indonesia khususnya daerah yang dilintasi GMT 2016. Gerhana matahari adalah suatu peristiwa dimana bulan melintas di antara Bumi dan matahari sehingga kedudukan matahari, bulan dan bumi terletak pada satu garis lurus. Hal ini menyebabkan cahaya matahari yang jatuh ke bumi terhalang oleh bulan. Gerhana matahari hanya terjadi pada siang hari.

“Gerhana matahari total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 dipastikan sama persis dengan fenoman GMT pada 18 Maret 1988 yang terjadi di Palembang dan Pulau Bangka," ujar kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tutur Thomas Djamaluddin, saat jumpa pers, Kamis (14/1).

GMT diprediksi terjadi di 11 provinsi di Indonesia. Jalur GMT bermula dari Palembang (Sumatera Selatan), Bangka, Belitung, Sampit (Kalimantan Tengah), Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate dan Halmahera (Maluku Utara). Selain itu wilayah Indonesia lain juga dapat menyaksikan Gerhana Matahari sebagian, seperti kota Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makasar,Kupang, Manado dan Ambon.

Sumber :
http://trendtek.republika.co.id/berita/trendtek/sains-trendtek/16/01/14/o0xrhv368-55-hari-lagi-gerhana-matahari-total-bisa-dilihat-di-indonesia








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL