Kompetensi Utama

Layanan


Wisata Gerhana Segera Tiba
Penulis : Andri Saubani • Media : Republika.co.id • 18 Jan 2016 • Dibaca : 14067 x ,

JAKARTA -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjamin pariwisata Indonesia telah pulih pascaperistiwa ledakan bom dan penembakan di Jalan Thamrin, Jakarta. Pariwisata Indonesia, kata Arief, tengah menyongsong datangnya gerhana matahari total pada 9 Maret. "Saatnya kita bekerja lagi. Pada 9 Maret ada gerhana matahari total. Seluruh hotel di Palu sudah fully booked, harus nyari kota lain yang juga dilintasi GMT," kata Arief, Ahad (17/1).

Arief kemarin menyambangi beberapa tempat di Jakarta, bertepatan dengan pelaksanaan hari bebas kendaraan (car free day). Arief sempat berjalan kaki mengecek lapangan di Mercure Hotel Sabang, yang jaraknya tak terlalu jauh dari lokasi insiden Thamrin. Dari Mercure, Arief berjalan kaki menyusuri Sabang hingga ke Ibis Tamarin. Perjalanan Arief kemudian berlanjut ke lokasi perempatan pos polisi Thamrin.

Menurut Arief, kepercayaan masyarakat Indonesia dan dunia internasional telah pulih. Salah satu buktinya, Arief menerangkan, Cruise Ship The Seven Seas Voyager akan tetap tiba sesuai jadwal di Sabang, Aceh, pada 21 Januari 2016. Kapal pesiar akan membawa ribuan wisatawan. "Januari 2016 ini Sabang sudah dikunjungi tiga cruise ships. Mereka tak akan datang kalau suasana tidak aman," kata Arief.

Selain itu, penerbangan sewa maskapai Garuda Indonesia untuk liburan Imlek 2016 dari 11 kota di Cina juga sesuai jadwal. Sebanyak 65 pesawat itu tetap akan mengangkut lebih dari 23.000 wisatawan Cina untuk berlibur tahun baru penanggalan Cina di Pulau Dewata. "Itu juga menunjukkan dan bahkan meyakinkan bahwa Indonesia aman. Tidak perlu diragukan lagi."

Sebanyak 50 wisatawan mancanegara dilaporkan telah memesan hotel untuk menyaksikan gerhana matahari total di Palembang pada 9 Maret 2016. Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan Irene Camalyn Sinaga, di Palembang, Jumat (15/1), mengonfirmasi kunjungan wisatawan itu. "Hal ini karena mereka telah memesan hotel untuk bermalam, selanjutnya melihat kejadian alam di Palembang tersebut," ujar Irene.

Menurut Irene, wisatawan asing itu antara lain dari Australia, Jepang, dan Belanda. Lebih lanjut, dia mengatakan, peristiwa alam tersebut penting untuk dilihat karena kejadian bisa terjadi puluhan tahun. Dia mengatakan, tempat yang disiapkan antara lain jembatan Ampera Palembang yang lokasinya cukup strategis karena tinggi dan luas untuk melihat.

11 provinsi
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memperkirakan akan terjadi gerhana matahari total pada 9 Maret mendatang. Fenomena alam tersebut dapat dinikmati masyarakat dari 11 provinsi di Indonesia. Fenomena tersebut sangat langka karena masyarakat Indonesia baru bisa menikmatinya kembali sekitar 350 tahun mendatang.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengatakan, ada tiga aspek penting yang dapat dimanfaatkan dari fenomena spektakuler tersebut. Yaitu, aspek ilmiah penelitian, edukasi publik, dan aspek budaya. Ketiganya akan berdampak juga terhadap daya tarik pariwisata daerah. "Para pemburu gerhana matahari total, seperti astronom, fotografer, dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dari berbagai negara sudah merencanakan untuk mengunjungi daerah yang dilintasi gerhana matahari total," kata Thomas, dalam launching hitung mundur di kantor Lapan Jakarta, Kamis (14/1).

Menurut Thomas, gerhana matahari total menarik untuk disaksikan karena sering dikaitkan dengan musibah atau bencana. Fenomena gerhana juga dikaitkan dengan mitos hilangnya matahari atau bulan yang disebabkan oleh sosok supranatural yang menelan benda langit tersebut. "Gerhana matahari juga pernah menjadi pembuktian teori fenomenal, lapisan korona matahari akan tampak saat gerhana matahari total. Pengamatan saat gerhana membantu ilmuwan memahami bintang induk tata surya. Masyarakat modern semakin tertarik dengan keindahan langitnya," ucapnya. antara/c39 ed: Andri Saubani

***
Provinsi Munculnya Gerhana Matahari Total

Sumatra Selatan
Bengkulu
Jambi
Bangka Belitung
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Barat
Sulawesi Tengah
Maluku Utara

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/koran/didaktika/16/01/18/o14zg89-wisata-gerhana-segera-tiba








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL