Kompetensi Utama

Layanan


Lapan Tingkatkan Inderaja Resolusi Tinggi Skala 1:1.000
Penulis : Joko Nugroho • Media : antarasumbar.com • 28 Jan 2016 • Dibaca : 33812 x ,

Jakarta, (Antara) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan meningkatkan akuisisi citra satelit penginderaan jauh (inderaja) resolusi tinggi hingga skala 1:1000 pada tahun 2015.

"Kita akan lebih dorong akuisisi citra satelit resolusi tinggi skala 1:5000 atau 1:1000 di 2015. Sudah ada permintaan untuk resolusi tinggi hingga yang kurang dari 60 centimeter," kata Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lapan Orbita Roswintiarti usai Serah Terima Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi serta Mosaik Data Penginderaan Jauh Menengah Wilayah Indonesia 2013-2014 di Jakarta, Kamis.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2012, ia mengatakan Lapan memiliki kewajiban menyediakan citra satelit resolusi tinggi untuk kebutuhan semua sektor. Permintaan semakin banyak, terutama dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang memang membutuhkan peta desa.

Pihak-pihak yang sebelumnya membutuhkan inderaja resolusi tinggi di bawah 60 centimeter, ia mengatakan BP REDD+ yang membutuhkan citra tegakan pohon atau citra detil hutan.

Citra satelit inderaja dengan skala 1:50.000 untuk seluruh wilayah Indonesia, menurut dia, Lapan sudah memilikinya. Dan melalui stasiun bumi penginderaan jauh di Parepare, Lapan telah menerima citra satelit resolusi tinggi dari SPOT-5 dengan resolusi spasial 2,5 meter, dan dari SPOT-6 dengan resolusi spasial 1,5 meter.

Namun untuk citra satelit resolusi sangat tinggi kurang dari 60 centimeter, menurut dia, belum mampu diterima oleh stasiun bumi di Parepare. Sehingga data tersebut harus dibeli.

"Kalau mau 'mengup-grade' stasiun bumi yang ada agar bisa menerima resolusi sangat tinggi tentu bisa, namun butuh dana dan waktu paling tidak satu tahun. Kalau mau cepat ya beli," ujar dia.

Saat ini, ia mengatakan Lapan baru memiliki satu per sepuluh data citra satelit resolusi sangat tinggi kurang dari 60 centimeter dari luas daratan Indonesia dikurangi hutan yang mencapai 660.000 kilometer persegi (km2). Sedangkan luas daratan Indonesia lengkap dengan hutan mencapai 1,9 juta km2.

Harga citra satelit resolusi sangat tinggi, menurut dia, sangat mahal. Untuk satu km2 bisa mencapai 10 Euro atau 18 dolar AS, sedangkan data baru yang pertama diakuisisi harganya tiga kali lipat dari harga tersebut.

"Sharing pendanaan memang sedang coba digodok, karena kita tidak mau juga salahi undang-undang dalam tata cara penggunaan anggaran. Kalau pun dana keluar, mungkin yang dipakai dari APBN atau APBD," ujar dia.

Sementara itu Direktur Pemetaan Dasar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Rowland P Sidjabat mengatakan pihaknya memang sangat membutuhkan citra satelit inderaja resolusi sangat tinggi skala 1:1000.

"Kami butuhnya peta bisa sampai yang skala setengah meter, saat ini belum ada karenanya kami harus olah sendiri," ujar dia.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang, menurut dia, memang memiliki anggaran untuk mendapatkan citra satelit seluruh wilayah Indonesia dengan resolusi sangat tinggi tersebut. Dalam APBN-P 2015, dana yang disediakan mencapai Rp180 miliar.

"Yang sudah ada skala 1:2.500, tapi baru sebagian saja. Yang 1:1000 baru dua persen wilayah Indonesia, itu pun dari foto udara," ujar dia. (*/jno)


Sumber : http://www.antarasumbar.com/berita/136133/lapan-tingkatkan-inderaja-resolusi-tinggi-skala-11000.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL