Kompetensi Utama

Layanan


GMT juga Dapat Disaksikan di Parimo
Penulis : Andi Sadam • Media : metrosulawesi.com • 21 Feb 2016 • Dibaca : 15676 x ,

Salah satu lokasi di Kabupaten Parimo yang digunakan sebagai tempat pengamatan gerhana matahari total. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.com - Selain Kabupaten Luwuk, Poso, Sigi dan Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) juga menjadi salah satu tempat lintasan untuk menyaksikan fenomena gerhana matahari total (GMT). Bahkan, dari seluruh wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah, hanya Kabupaten Parimo yang terdaftar di Lembaga Pengembangan Antariksa Nasional (Lapan) untuk menyaksikan peristiwa langka itu.

Selain Kabupaten Parimo, masih ada empat wilayah di Indonesia yang juga terdaftar di Lapan, yaitu Kota Palembang, Palangkaraya, Kota Tarnate dan Maluku Utara.

Hal itu terungkap pada rapat panitia GMT Kabupaten Parimo di ruang kerja Sekda Parimo, Kamis (18/2/2016).

Rapat yang dipimpin Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Parimo, Syamsu Najamuddin itu membahas sejumlah persiapan, diantaranya agenda kegiatan pada saat GMT itu dilaksanakan.

Rencananya, pada saat GMT yang jatuh pada 9 Maret 2016 pukul 07.00 wita itu, akan dilakukan shalat gerhana dan tabliq akbar. Bahkan, Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan menjadi khotib pada saat salat gerhana.

"Tanggal 7 Maret 2016, kepala Lapan sudah berada di Palu. Nginap semalam di Palu, setelah itu tanggal 8 Maret menuju ke Parimo," ujar Fakrudin, salah seorang panitia GMT yang baru saja kembali menemui kepala Lapan di Jakarta belum lama ini.

Rombongan Lapan yang akan ke Parimo berjumlah 10 orang. Mereka akan membawa seluruh peralatan riset tentang GMT. Selama di Parimo tim ini akan melakukan kegiatan edukasi dan riset kepada sejumlah guru dan kepala sekolah.

Syamsu Najamuddin meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Parimo selaku instansi yang juga ikut dalam kepanitiaan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat tentang dampak kesehatan mata ketika masyarakat menyaksikan fenomena alam itu.

"Sosialisasi perlu segera dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas tentang dampak kesehatan ketika menyaksikan fenomena alam itu," harapnya.

Ia juga berharap Dinas Perhubungan Kominfo dapat segera menyusun rencana pengaturan lalu lintas, mengingat pada saat acara berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan MTQ ke-XXVI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, yang akan dipusatkan di eks lokasi Saik Tomini, sehingga dipastikan arus lalu lintas akan sangat padat.

Sumber :
http://www.metrosulawesi.com/article/gmt-juga-dapat-disaksikan-di-parimo








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL