Kompetensi Utama

Layanan


Lapan-Chiba University Akan Luncurkan Satelit Indonesia 2018
Penulis : NN • Media : Suara Pembaruan • 26 Feb 2016 • Dibaca : 28335 x ,

PEKANBARU] Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Indonesia bekerjasama dengan Akademisi Chiba University, Tokyo, Jepang, berencana akan meluncurkan satelit di Indonesia pada tahun 2018 melakukan observasi kontinental maupun kepentingan observasi lainnya seperti mendeteksi bencana alam.

"Dua tahun lagi akan diluncurkan satelit tersebut yang diberi nama Tanah Air I. Nama tersebut memiliki filosofi tersendiri," kata Prof Josephat Tetuko Sri Sumantyo guru besar di Chiba University yang ikut menangani pembuatan satelit tersebut di Pekanbaru, Kamis (25/2).

Ia menyampaikan itu pada acara kuliah umum di Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru. Huruf I setelah kata Tanah Air dapat diartikan yang kesatu atau pertama atau bahkan bisa diartikan sebagai I untuk kata Indonesia jadi namanya Satelit Tanah Air Indonesia.

Dalam pembuatan satelit ini, Profesor asal Indonesia itu menjadi pemilik sekaligus periset yang bernaung dalam Josh Microwave Remote Sensoring laboratory (JMRSL).

Menurutnya projek ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu dirinya karena bekerja untuk Indonesia adalah kesempatan yang tidak ia sia-siakan. Meskipun selama ini dia telah lama tinggal di Jepang dan bekerja disana.

"Ini bentuk nasionalisme yang ingin saya berikan untuk tanah air, yaitu melalui transfer teknologi," ujarnya Sementara itu Lapan sendiri adalah lembaga pemerintah non kementrian Indonesia yang melaksanakan tugas di bidang penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya. Lembaga ini menyokong pembuatan satelit dengan memberikan bantuan dana riset.

Seminar di UIR ini digagas oleh Fakultas Teknik. Salah satu alumninya Mahasiswa Master di Chiba University dan belajar dengan Prof Josephat Tetuko Sri Sumantyo.

Josaphat lahir di Bandung, Jawa Barat pada 25 Juni 1970; umur 45 tahun dan menjabat sebagai Profesor penuh di Center for Environmental Remote Sensing, Universitas Chiba, Jepang dan sebagai profesor/dosen tamu di berbagai universitas.

Ia adalah salah satu pemegang paten antena mikrostrip (antena berbentuk cakram berdiameter 12 sentimeter dan tebal 1,6 milimeter) yang dapat digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan satelit, penemu circularly polarized synthetic aperture untuk pesawat tanpa awak dan small satelilte [5], serta radar peramal cuaca 3 dimensi.

Sumber :
http://sp.beritasatu.com/nasional/lapan-chiba-university-akan-luncurkan-satelit-indonesia-2018/109639








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL