Kompetensi Utama

Layanan


Gerhana Matahari Total, Lapan Buktikan Teori Einstein : Lapan uji ulang Teori Einstein dalam pengamatan di Ternate.
Penulis : Amal Nur Ngazis • Media : Viva.co.id • 29 Feb 2016 • Dibaca : 16289 x ,

VIVA.co.id - Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan melewati sebagian wilayah Indonesia menarik perhatian para peneliti antariksa. Dijadwalkan tim peneliti dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun akan terjun untuk mengamati langsung munculnya GMT di Indonesia.

Bagi peneliti antariksa Indonesia, GMT itu disambut sebagai momentum spesial. Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan memanfaatkan momentum GMT itu untuk membuktkan teori Relativitas Umum dari Albert Einstein.

Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin, mengatakan ada tim khusus yang terjun untuk membuktikan teori Einstein tersebut.

"Tim Lapan di Ternate berupaya memotret bintang-bintang di sekitar matahari," kata dia kepada VIVA.co.id, Senin 29 Februari 2016.

Doktor Astronomi Kyoto University, Jepang itu menjelaskan dalam teori Relativitas Umum, Albert Einstein menyebutkan adanya kelengkungan ruang-waktu di sekitar benda bermassa besar, hal demikian berarti berlaku di sekitar matahari.

Dia menambahkan tim Lapan akan membuktikan teori itu dengan mengamati posisi cahaya bintang di dekat matahari, yang akan dibelokkan atau dikenal dengan lensa gravitasi. Nantinya bintang di dekat matahari bakal tampak saat gerhana agak menjauh dari matahari.

"Posisi teramati akan dibandingkan dengan posisi seharusnya. Pergeseran untuk menguji ulang teori Relativitas Umum Einstein," tutur dia.

Diketahui saat GMT akan melintas pada 9 Maret 2016. Ada 12 provinsi di Indonesia yang dapat menyaksikan peristiwa yang akan terjadi 350 tahun lagi itu. Wilayah tersebut adalah Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Tujuh kota yang dilewati GMT adalah Bengkulu, Palembang, Samarinda, Palu, Tanjung Pandan, Pangkalan Bun, dan Ternate.

Selain itu, sejumlah daerah lain di Indonesia juga bisa menyaksikan gerhana Matahari sebagian, antara lain, Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado, dan Ambon.

Sumber :
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/741538-gerhana-matahari-total-lapan-buktikan-teori-einstein








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL