Kompetensi Utama

Layanan


Menyaksikan Gerhana Matahari di Langit Belitung dan Parigi Moutong
Penulis Berita : Humas/EN-ZK • Fotografer : Humas/EN • 09 Mar 2016 • Dibaca : 15167 x ,

GMT di langit Belitung

Pengamatan Gerhana Matahari Total (GMT) 9 maret 2016 di Belitung dipusatkan di Pantai Kelayang. Sejak pukul 04.00 WIB masyarakat berbondong menuju ke Pantai Kelayang. Mereka begitu antusias menyaksikan Gerhana Matahari.

Gerhana matahari Total dan Gerhana Matahari Sebagian 2016 ini melintasi Indonesia. Fenomena ini tergolong langka karena baru akan terjadi di lintasan yang sama 300-an tahun lagi. Dengan demikian kejadian ini menjadi perhatian berbagai lapisan masyarakat serta peneliti mancanegara.

Sekitar pukul 06.22 WIB langit Belitung mulai memerah, lalu kuning, dan kemudian mulai tampak berubah keperakan di balik awan putih yang membayang. Sementara itu matahari mulai tampak meninggi, namun belum terjadi perubahan alam.

Pukul 06.45 matahari mulai tertutup bulan. Sayangnya, meskipun cuaca cerah, di awal fase gerhana, fenomena ini tertutup oleh awan. Kemudian awan bergerak sehingga pada pukul 06.55 WIB terlihat sedikit demi sedikit, Matahari tertutup oleh bayangan bulan sehingga membentuk mirip seperti bulan sabit. Antusiasme masyarakat meningkat dan bersorak menyaksikan kejadian alam yang begitu fantastis.

Langit Belitung mulai seperti senja menjelang matahari terbenam kemudian perlahan gelap layaknya malam hari. Pada pukul 07.22 WIB Langit Belitung gelap dan bintang-bintang terlihat di langit. Durasi GMT sekitar 2 menit 10 detik. Setalah fase GMT, perlahan-lahan langit Belitung mulai cerah kembali.

Cuaca Cerah di Parigi Moutong

Fenomena GMT 2016 yg dinantikan oleh masyarakat Indonesia dan internasional di bumi pertiwi berahkir sudah. Cuaca wilayah Palu dan Parigi Moutong menjelang terjadinya GMT sangat cerah dan tidak ada kendala awan selama proses terjadinya GMT.

Bulan mulai mendekati pingiran Matahari bagian atas sebelah berat tepat pukul 07:28:6,2 WITA. Bulan terus bergerak ke arah tengah Matahari perlahan-lahan. Hingga saat-saat menuju GMT, cahaya yg indah berkilauan muncul. Cahaya itu disebut dengan Baily's Beads, yang bersinar bagaikan manik-manik.

Kemudian bulan terus bergerak lebih dalam, tidak lama muncul cahaya berbentuk Diamond Ring yang menandakan mendekati saat terjadinya GMT. GMT terjadi tepat pada pukul 08:39:17,2 WITA. Durasi total GMT 2016 di Parigi Moutong berlangsung hanya selama 2 menit 1 detik sedangkan total lama proses awal hingga akhir GMT selama 2 jam 33 menit 10,2 detik. Bulan kemudian meninggalkan Matahari pada pukul 10:01:16,4 WITA. Masyarakat Parigi Moutong sangat bersyukur dan bersukacita dapat menyaksikan GMT 2016.




Gerhana Matahari terlihat di Belitung


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL