Kompetensi Utama

Layanan


Dukung Pembangunan Daerah, LAPAN dan Sumatera Selatan Kerja Sama
Penulis Berita : Humas/Ita • Fotografer : Humas/Ita • 15 Mar 2016 • Dibaca : 29083 x ,

Kepala Bappeda Sumatera Selatan dan Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN bertukar cinderamata.

LAPAN dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menandatangani kerja sama di bidang Pemanfaatan Data Dan Teknologi Penginderaan Jauh dan Kedirgantaraan. Kerja sama ini untuk mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.

Kedua instansi sepakat bahwa kerja sama ini dalam rangka harmonisasi program pembangunan melalui sinergitas pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, kerja sama LAPAN dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini sangat penting dan bermanfaat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah.

Penandatanganan yang berlangsung di kantor Bappeda Provinsi Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/3), ditandatangani oleh Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Dr. M. Rokhis Komarudin, dan Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ekowati Retnaningsih.

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Lokakarya Pembangunan Hijau melalui Pengarusutamaan Indonesia Biodiversity Strategy Action Plan (IBSAP) dan Kebijakan Rendah Emisi di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta Pelatihan Pemetaan Lahan oleh LAPAN pada 15-17 Maret 2016. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 40 orang peserta dari Bappeda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan SKPD berbasis lahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta lima Kabupaten yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Sumatera Selatan menyampaikan bahwa dalam jangka pendek kerja sama ini diharapkan dapat membuahkan inovasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pempov Sumatera Selatan. Caranya, dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh yang dimiliki LAPAN.

Ia mengatatakan, pada 2015 Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami bencana kebakaran hutan dan terdampak cukup parah karena bencana asap yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki salah satu prioritas pembangunan yaitu yaitu Pelestarian Lingkungan dan Penanggulangan Bencana yang dituangkan dalam RPJMD yang dalam tahap perencanaan dan implementasi. Kerja sama denga LAPAN sejalan dengan program prioritas tersebut.

Ekowati melanjutkan bahwa selain untuk kebencanaan, data spasial juga mulai digunakan sebagai basis data perencanaan pembangunan di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Contoh pemanfaatannya yaitu di bidang pertanian, tata ruang, dan penanggulangan kemiskinan.

“Data spasial ini sangat berguna untuk meningkatkan optimalisasi intervensi yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi dalam mengatasi permasalahan di berbagai sektor. Manfaat utama yang dapat diambil dari data dan tenologi penginderaan jauh adalah mitigasi, adaptasi, dan pengelolaan wilayah setelah bencana,” ujarnya,

Dalam kesempatan tesebut juga disampaikan Sosialisasi Peran LAPAN dalam Penyediaan dan Pemanfaatan Data Satelit Inderaja oleh Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, serta demo Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN) untuk wilayah Sumatera Selatan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memanfaatkannya antara lain untuk informasi potensi penangkapan ikan, identifikasi titik api bulanan hingga harian, dan deforestasi yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatam untuk berbagai sektor.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL