Kompetensi Utama

Layanan


Boleh Lihat gerhana, Tapi ini syaratnya
Penulis : rizal machyudin, gusti aldi, jawapos tv • Media : surabayanews.co.id • 16 Mar 2016 • Dibaca : 12894 x ,

surabayanews.co.id – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, atau Lapan, meminta kepada masyarkat untuk tidak takut dengan gerhana matahari yang terjadi pada tanggal 9 maret mendatang. Sebab, Gerhana Matahari Total ini dinilai tidak membahayakan.

Kepala lembaga penerbangan dan antariksa nasional, atau LAPAN, Jasyanto mengatakan kejadian ini merupakan kejadian yang menarik, sehingga perlu diabadikan, atau didokumentasikan.

Namun, ia menghimbau agar masyarakat tetap bersiaga dengan menyiapkan perangkat alat pengaman mata, yaitu kacamata gerhana.

“pertama supaya masyarakat tidak takut. Kedua masyarakat menikmati dengan gerhana ini. Karna ini memamng ada kejadian langka jangan takut melihat gerhana. Tapi pertama berhati-hati, kedua tidak berlama-lama. Kalau memang ada kacamata gerhana, gunakan. Karena kacamata gerhana itu dapat meredam atau mengurangi cahaya sampai kekita itu 100ribu kali.” kata Jasyanto.

Sementara itu, jasyanto menjelaskan, gerhana matahari itu hanya berbahaya ketika pergantian dari gerhana total ke gerhana sebagian. Sebab pupil mata dalam keadaan membesar pada saat gerhana total, dan mata akan rusak ketika cahaya masuk kedalam mata pada masa peralihan tersebut. Bahkan dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Selain itu, cakupan area gerhana matahari total tahun ini berada di Samudera Hindia, Indonesia, dan Samudera Pasifik.

Di Indonesia sendiri, area yang dilalui gerhana matahari total ini mencakup 12 provisnsi. Diantaranya Sumatera Barat, Bengkulu, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara. (rizal machyudin, gusti aldi, jawapos tv)


Sumber : http://surabayanews.co.id/2016/03/06/46882/boleh-lihat-gerhana-tapi-ini-syaratnya.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL