Kompetensi Utama

Layanan


SOAL ASAP PABRIK PT PUSRI SAAT GMT, INI KATA HARNOJOYO
Penulis : RADEN MOHD. SOLEHIN • Media : http://www.rmolsumsel.com • 16 Mar 2016 • Dibaca : 18138 x ,

RMOL. Walikota Palembang Harnojoyo menyampaikan, tertutupnya Gerhana Matahari Total (GMT) hari ini, Rabu (9/3) di Palembang, bukan disebabkan karena asap yang ditimbulkan dari operasional pabrik PT Pupuk Sriwijaya (Pusri).

"Itu bukan asap PT Pusri melainkan awan. Karena sebelumnya diprediksi GMT akan tertutup awan," ungkapnya.

Politisi partai Demokrat ini menerangkan, jikapun tadi terlihat seperti asap di beberapa cerobong asap PT Pusri, itu bukanlah penyebab dari tertutupnya GMT. Karena, asap yang dihasilkan tidak akan sebanyak itu.

"Jika memang itu asap, tidak mungkin sebesar itu. Itu benar-benar awan. Itulah kuasa yang maha kuasa," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang sedang melakukan penelitian terhadap fenomena GMT. Melalui Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Biro Kerjasama Humas dan Umum, Jasyanto, tertutupnya GMT hari ini dikarenakan awan.

Meskipun belum ada laporan dari beberapa alat yang dipasang, melihat sepintas bentuk gumpalan yang menutupi GMT hari ini adalah awan.

"Itu adalah awan berair, Itu sudah diprediksi sebelumnya. Karena musuh yanf paling utama dari fenomena tertutupnya matahari oleh piringan bulan adalah cuaca yang tidak dapat dipastikan," terangnya.

Disinggung mengenai asap yang dihasilkan dari PT Pusri dapat menjad awan karena asap yang dikeluarkan bukanlah asap melainkan uap air, Jasyanto belum dapat memastikan karena belum ada hasil dari penelitian.

"Saya tidak bisa memastikan asap yang ditimbulkan adalah uap air. Tapi jika memang itu uap air bisa saja membentuk awan," tandasnya. [rhd]


Sumber : http://www.rmolsumsel.com/read/2016/03/09/46998/Soal-Asap-Pabrik-PT-Pusri-Saat-GMT,-Ini-Kata-Harnojoyo-








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL