Kompetensi Utama

Layanan


Asap Pabrik Ganggu Suasana Gerhana Matahari di Palembang
Penulis : Cepi Juniar • Media : cikalnews.com • 16 Mar 2016 • Dibaca : 14977 x ,

Palembang - Warga tumplek di Jembatan Ampera untuk menyaksikan gerhana Matahari total, meski cuaca kurang bersahabat ditambah dengan asap pabrik pupuk yang mengepul di langit Palembang.

Meski demikian, sesekali Matahari yang mulai tertutup oleh Bulan pun menampakkan diri, sehingga masyarakat langsung mengenakan kacamata gerhana untuk menyaksikan fenomena alam itu.

Suasana yang awalnya terang, tiba-tiba meredup dan menjadi gelap gulita, sesaat mencapai puncaknya gerhana matahari total. Sontak, warga yang sejak Subuh sudah datang ke Jembatan Ampera meluapkan kegembiraan, meski gerhana tersebut tertutup kabut asap.

Gegelapnya Palembang berlangsung sekitar 1 menit 52 detik dan masyarakat pun mengabadikan kondisi tersebut kamera ponselnya masing-masing. "Kita kehilangan momen karena tertutup asap. Gelap sekarang ini bukan karena mendung, tapi pancaran sinar Matahari tertutup Bulan dengan sempurna," kata Kepala Bagian Humas Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Jasyanto di Jembatan Ampera, Rabu (9/3/2016).

Palembang memang menjadi kota pertama dari berbagai kota besar yang dilalui oleh gerhana matahari total kali ini. Proses terjadinya GMT di Palembang berlangsung mulai pukul 06.20 WIB. Pada pukul 08.31 WIB Bulan dan Matahari "terpisah", yang menandakan gerhana telah rampung. (Jr.)**








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL