Kompetensi Utama

Layanan


SKP, Indikator Kinerja Lembaga
Penulis Berita : Renkeu/Mt • Fotografer : Renkeu/Mt • 24 Mar 2016 • Dibaca : 14172 x ,

Perlu adanya kerja keras untuk mewujudkan tercapainya visi LAPAN sebagai pusat unggulan penerbangan dan antariksa yang maju dan mandiri. Salah satu indikator yang menentukan yaitu dengan menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) LAPAN dalam upaya membangun kompetensi SDM yang handal.

Prinsip tersebut menjadi tema bahasan pertemuan yang diselenggarakan Biro Perencanaan dan Keuangan (Renkeu) pada Senin-Selasa, 21-22 Maret di Hotel Neo Green Savana, Sentul. Kegiatan tersebut fokus pada pembekalan tentang cara penyusunan SKP, yang dipandu oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN & RB), Istyadi Insani. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Biro Renkeu, baik pejabat struktural maupun fungsional.

Penyusunan SKP bertujuan untuk memetakan rencana kerja dan target seorang pegawai. SKP ini disusun untuk penentuan penilaian pegawai. Istyadi menjelaskan, cara penyusunan SKP tidaklah sulit. Ia mengibaratkan pengelolaan penyusunan SKP dengan istilah ‘copy, paste, dan edit’. Sehingga dasar-dasar penyusunannya sudah ada ketentuannya dan bukan karangan.

Copy, artinya adalah membuat salinan dari kegiatan yang ada pada RKT/RKA-KL/DIPA. Paste, maksudnya adalah menempelkan data yang disalin tadi ke lembar kegiatan tugas jabatan. Edit, berarti menyunting dari apa yang sudah ditempel salinan data tersebut ke lembar kegiatan tugas jabatan. Contohnya, mengubah kata mengkoordinasikan (eselon II), melaksanakan (eselon III), dan menyiapkan (eselon IV). Sedangkan istilah yang digunakan oleh pejabat fungsional umum adalah membantu atau mengumpulkan atau menginput. Adapun untuk Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) diambil dari butir-butir kata yang sesuai dengan buku pedoman JFT tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Utama LAPAN, I.L. Arisdiyo. Dalam sambutannya, ia menghimbau agar seluruh peserta menyimak dengan seksama agar mudah untuk menuangkannya di dalam penyusunan SKP. Hasil penyusunan yang bagus akan dijadikan contoh untuk bahan evaluasi bagi mereka yang masih kurang baik dalam penyusunannya.

Untuk mengimplementasikannya, Kepala Biro Renkeu, Henny Setyaningsih mendorong para pegawainya agar dapat bekerja dengan baik melaksanakan delapan etos kerja professional sebagai spirit, semangat, motivasi, perilaku kerja positif dan bahkan penggerak luhur di hati manusia. Etos tersebut meliputi rahmat (bersyukur, positif, apresiatif), amanah (tuntas, integritas, tanggung jawab), panggilan (visi, fokus, terarah), aktualisasi (kerja keras, antusias, bersemangat), ibadah (tulus, peduli, mencintai), seni (cerdas, kreatif, inovatif), kehormatan (tekun, spesialitas, berkualitas), dan pelayanan (paripurna, rendah hati, komunikatif).

Dengan mengambil hikmah dari etos kerja tersebut, diharapkan para pegawai bisa memahami dengan mudah penuangan SKP masing-masing. Sehingga tercipta SDM yang bisa menjadi pendorong terwujudnya empat kompetensi utama LAPAN, sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, penginderaan jauh, dan kajian kebijakan penerbangan dan antariksa.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL