Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Terbaru Lapan A3/IPB Bakal Diluncurkan Mei
Penulis : Ahmad Fikri • Media : Tempo.co.id • 15 Apr 2016 • Dibaca : 33824 x ,

TEMPO.CO, Bandung - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan, peluncuran satelit terbaru Lapan A3/IPB dijadwalkan Mei mendatang. “Akan dilepaskan dari Pusat Teknologi Satelit di Bogor oleh Menristekdikti pada 25 April ini,” kata dia di Bandung, Kamis, 14 April 2016.

Thomas mengatakan, seperti seri satelit sebelumnya, Lapan A3/IPB akan mengorbit menumpang roket PSLV (Polar Satellite Launch Vehicle). Roket PSLV dikembangkan dan dioperasikan oleh Indian Space Research Organisation (ISRO). “Menumpang roketnya India,” kata dia.

Menurut Thomas, Lapan A3/IPB dikembangkan bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor. Salah satu tugas satelit ini untuk melakukan pemantauan pertanian, serta pemantauan kapal di laut. “Satelit ini untuk melengkapi data-data yang diperoleh oleh Lapan A2,” kata dia.

Seri Lapan A2 sudah diluncurkan tahun lalu. Satelit Lapan A3/IPB merupakan pengembangan dari seri Lapan A2. “Ukuranya lebih besar, hampir dua kali lipat dari generasi sebelumnya, bobotnya lebihh besar, resolusi kameranya empat meter. Ketinggian orbit satelit ini 550 kilometer, lebih rendah dari sebelumnya, tapi orbitnya orbit polar,” kata Thomas.

Thomas mengatakan, citra data satelit generasi tiga buatan Lapan yang dikembangkan Lapan dengan menghabiskan dana Rp 65 miliar itu akan langsung dimanfaatkan sejumlah kementerian dan lembaga. “Sebagian datanya, setelah diolah untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bakamla, TNI AL terkait pemantauan kapal, lalu data pertanian sebagian akan melengkapi data-data yang sudah diperolah dengan satelit lain akan didistribusikan ke Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah,” kata dia.

Sejumlah pemerintah daerah misalnya, sudah menjalin kerja sama dengan Lapan untuk pemanfaatan data satelit bagi kepentingan perencanaan dan pembangunan wilayahnya masing-masing. Hari ini misalnya, Lapan menandatangani naskah kerja sama pemanfaatan data satelit itu dengan pemerintah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sengaja menandatangani Naskah Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) untuk memudahkan pengawasan wilayahnya. “Itu terkait dengan pengawasan via satelit,” kata dia selepas penandatanganan Naskah Kesepahaman itu di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jawa Barat di Hotel Horison, Bandung, Kamis, 14 April 2016.

Aher, sapaan Ahmad Heryawan menuturkan, pemerintah Jawa Barat akan memanfaatkan produk citra satelit Lapan untuk sejumlah keperluan. Mulai dari pengawasan aktivitas penambangan, kemajuan pembangunan infrastruktur, hingga kebencanaan. “Untuk segala macam. Contoh tambang-tambang sering kali di lapangan ada masalah akan ke pantau lewat satelit, yang lain juga sama. Pembangunan sekolah di sorotin juga, apalagi pembangunan jalan tol sampai di mana. Saya gak harus ke Cisumdawu untuk lihat urusannya apa pada gawe (kerja) atau sarare (tidur),” kata dia.

Pada presentasi pemanfaatan data citra satelit itu yang ditampilkan dalam video pendek di sela acara Musrenbang Jawa Barat itu pemanfaatan untuk mengembangkan sistem pemantauan bumi Jawa Barat. Salah satu tampilannya misalnya menunjukkan hasil olahan citra satelit yang menampilkan distribusi penananam tanaman padi di wilayah Jawa Barat, serta citra saluran irigasi yang ada di seluruh Jawa Barat. Lewat dua data itu misalnya, pemerintah Jawa Barat bisa mengatur pendistribusian air irigasi dengan lebih optimal sesuai masa tanam padi.

Sumber :
https://tekno.tempo.co/read/news/2016/04/15/061762807/satelit-terbaru-lapan-a3-ipb-bakal-diluncurkan-mei








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL