Kompetensi Utama

Layanan


Awasi Pembangunan, Pemprov Gandeng Lapan
Penulis : Vandi Syaputra • Media : koran.padek.co • 20 Apr 2016 • Dibaca : 27256 x ,

Pemerintah Provinsi Sumbar dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pemanfaatan sains dan teknologi serta penginderaan jarak jauh di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Selasa (19/4).

Kerja sama ini untuk memudahkan pengawasan tata ruang daerah, zona penangkapan ikan, tanggap bencana serta monitoring pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup.

Deputi Lapan, Orbita Roswinarti mengatakan, MoU ini guna menyukseskan nawacita Presiden RI Joko Widodo.

Teknologi penginderaan jarak jauh merupakan kontribusi Lapan untuk mendukung pemerintah provinsi di seluruh Indonesia, khususnya Pemprov Sumbar yang berkomitmen meningkatkan pembangunan daerah melalui perencanaan berbasis data dan fakta aktual di lapangan.

Ada beberapa aplikasi penginderaan jarak jauh yang dapat dimanfaatkan Pemprov Sumbar nantinya. Di antaranya, aplikasi zona penangkapan ikan, tata ruang daerah, kehutanan, tanggap bencana, monitoring pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup.

Dengan kerja sama tersebut, diharapkan ada peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia sebagai analis penginderaan jarak jauh dari pegawai Pemprov Sumbar. “Ini sesuai moto kami (Lapan) melayani Indonesia mandiri,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, dengan adanya MoU tersebut, data satelit yang dimiliki Lapan dapat digunakan Pemprov dalam melakukan pendataan secara spasial dan akurat.

Seperti melihat potensi-potensi bencana di daerah aliran sungai, mengelola tata ruang, kehutanan, pertanian, luas lahan dan pengelolaan perikanan. “Citra satelit itu sangat akurat, dari situlah (data citra satelit) dibaca oleh kita di daerah,” ungkapnya.

Citra satelit tersebut, lanjut Irwan Prayitno, tidak hanya digunakan pemprov, namun juga pemkab/pemko. “Selain penandatanganan MoU, juga ada pelatihan dari Lapan terhadap tenaga-tenaga kita dalam membaca data satelit itu,” jelasnya.

Kepala Bappeda Sumbar, Afriadi Laudin mengatakan, data citra satelit dari Lapan dapat digunakan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Citra satelit resolusi tinggi tersebut, memiliki skala 0,5 meter yang nantinya menjadi bahan masukan bagi Pemprov dalam menyusun rencana rinci pemanfaatan tata ruang.

“Jadi kalau kita nanti ingin melakukan pengkajian tata ruang, disesuaikan dengan kondisi yang ada sekarang. Untuk daerah perkotaan, data ini sangat penting sekali,” jelasnya.

Peta citra satelit tersebut akan di-update secara berkala. MoU ini juga akan melahirkan kerja sama lainnya dengan pemkab/pemko.

“Ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 21 tentang Lapan, bahwa Lapan itu mempunyai kewajiban menyediakan citra satelit. Untuk kegiatan pemetaan itu dilakukan Badan Informasi Geospasial (BIG),” ujarnya. (*)





Sumber : http://www.koran.padek.co/read/detail/58814








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL