Kompetensi Utama

Layanan


Mengenal Lebih Dekat Hujan Meteor Lyrids
Penulis : Aditya Gema Pratomo • Media : Okezone.com • 21 Apr 2016 • Dibaca : 5311 x ,



JAKARTA - Fenomena hujan meteor akan menyapa Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini. Peristiwa ini sebenarnya bukanlah barang langka di Bumi, sudah sejak lama masyarakat dapat melihat peristiwa ini.

Seperti dikutip dari situs Langit Selatan, Rabu (20/4/2016), fenomena hujan meteor terjadi saat Bumi melintasi puing-puing debu dan partikel yang tersisa saat mengorbit matahari. Ketika debu dan partikel bersentuhan dengan atmosfer Bumi, maka penduduk Bumi dapat melihat kilatan-kilatan cahaya.

Menurut Rhorom Priyatikanto dari Pussainsa Lapan, hujan meteor kali ini akan terpancar dari rasi Lyra. Sementara meteor yang akan jatuh menghujam Bumi, berasal dari serpihan ekor komet C/1861 Thatcher yang baru sekali melintas dekat Bumi 1861.

"Lyrids biasanya tampak 16-25 April dengan intensitas maksimum sampai 15 meteor per jam. Kecepatan rata-rata meteor Lyrids ketika memasuki atmosfer Bumi sekira 50 km/s atau 180.000 km/jam," sebut Rhorom kepada Okezone melalui pesan singkat, Rabu (20/4/2016).

Sayangnya, Rhoro meragukan bahwa fenomena alam ini akan terlihat jelas di daerah perkotaan. Hal ini dikarenakan polusi cahaya yang masif di wilayah kota. "Untuk lihat hujan meteor, kita perlu pergi ke tempat yang bercuaca cerah, gelap, dan bebas dari polusi cahaya perkotaan," tegasnya.

Sumber :
http://techno.okezone.com/read/2016/04/20/56/1368270/mengenal-lebih-dekat-hujan-meteor-lyrids








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL