Kompetensi Utama

Layanan


Satelit LAPAN-A3 Siap Mengorbit, LAPAN-A2 Telah Berikan Data
22 Apr 2016 • Dibaca : 30541 x ,

LAPAN telah berhasil menyelesaikan satelit mikro ketiga, yaitu LAPAN-A3/ LAPAN-IPB. Satelit ini rencananya akan diluncurkan pada akhir Mei 2016 dari Shriharikota, India. Untuk itu, LAPAN akan menyelenggarakan sosialisasi persiapan peluncuran satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB dan empat bulan hasil operasi satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI. Dalam kegiatan ini, LAPAN akan memaparan mengenai persiapan peluncuran sateli LAPAN-A3, hasil pengujian prapeluncuran, serta persiapan operasi dan pengunaan data satelitnya.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Senin, 25 April 2016 di Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Jl. Cagak Satelit KM 04 Rancabungur Bogor 16310, Jawa Barat. Acara ini akan dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kepala LAPAN, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

LAPAN-A3 merupakan satelit yang memiliki berat 115 kilogram. Satelit ini membawa misi penginderaan jauh eksperimental untuk memantau sumberdaya pangan. Dengan kemampuannya, LAPAN-A3 akan mampu mengidentifikasi tutupan dan penggunaan lahan serta pemantauan lingkungan. Satelit juga mengemban misi pemantauan kapal laut. Muatan pengindera satelit LAPAN-A3 yang berupa 4 bands multispectral imager beresolusi 18 meter dengan swath 100 kilomener, adalah gagasan dari IPB. Muatan inilah yang akan dimanfaatkan untuk memantau tanaman pangan.

Sebelumnya, LAPAN telah berhasil membangun dua satelit yaitu LAPAN-A1/LAPAN-TUBSAT dan LAPAN A2/ORARI. LAPAN-A1 telah diluncurkan pada Januari 2007 sementara itu LAPAN-A2 diluncurkan pada September 2015. Keduanya beroperasi dengan baik.

Dalam sosialisasi ini, LAPAN juga akan memaparkan hasil operasi LAPAN-A2 selama empat bulan mengorbit. Satelit berbobot 74 kilogram ini memiliki misi fotografi untuk pemantauan permukaan bumi, pemantauan kapal laut melalui Automatic Identification System (AIS), dan komunikasi amatir. Selama mengorbit, satelit tersebut telah berhasil memberikan potret berbagai daerah dan menghasilkan berbagai data. Saat ini, data AIS sedang dipersiapkan untuk dapat digunakan oleh kementerian atau lembaga terkait.

Program pengembangan satelit ini membuktikan kemampuan sumber daya manusia Indonesia, khusunya LAPAN, dalam merancang bangun satelit sekelas 100 kilogram. Selain itu, program ini juga membuktikan bahwa LAPAN mulai melayani kebutuhan teknologi satelit nasional.

Pengembangan satelit ini juga merupakan upaya mewujudkan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian. Teknologi satelit akan mendukung akurasi data dalam perencanaan masa tanam lahan persawahan yang akan berimplikasi langsung pada peningkatan ketahanan pangan. Hal ini tentunya akan membantu pemerintah dalam menentukan berbagai kebijakan terkait pangan, misalnya terkait impor beras.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL