Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Lapan-A3 Orbit 9 Juni, Ini Kecanggihannya
Penulis : ary • Media : radarlampung.co.id • 26 Apr 2016 • Dibaca : 37878 x ,

radarlampung.co.id – Setelah sukses mengorbitkan satelit Lapan-A2, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (Lapan) bakal meluncurkan satelit generasi terbaru. Namanya satelit Lapan-A3 atau disebut juga Lapan-IPB. Seperti generasi sebelumnya, Lapan-A3 diluncurkan di pusat peluncuran roket Badan Antariksa Satish Dhawan, Sriharikotta, India.

Peneliti senior Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) Lapan Suhermanto menuturkan, rencananya satelit Lapan-A3 akan diorbitkan pada 9 Juni nanti. Dia berharap pengorbitan ini lancar seperti saat pengorbitan satelit Lapan-A2 pada 28 September 2015 lalu. Pengorbitan kedua satelit itu dalam satu paket kontrak bernilai 1,1 juta euro (sekitar Rp 14,8 M).

Dia mengatakan satelit berbobot 114 kg itu memiliki sejumlah fitur atau kemampuan. Diantaranya adalah memotret pergerakan kapal di perairan dan penginderaan jarak jauh. Untuk hasil penginderaan jarak jauh, nantinya akan diolah bersama Institut Pertanian Bogor (IPB). ’’Itulah kenapa namanya satelit Lapan-IPB,’’ tuturnya saat dihubungi Senin (25/4).
Hasil pengideraan jarak jauh itu bisa dimanfaatkan untuk prakiraan musim, pertanian, dan pemantauan titik panas (hot spot). Hermanto mengatakan selama ini pemerintah Indonesia sudah bisa melakukan fungsi-fungsi itu, namun dengan bantuan satelit luar negeri. Khusus untuk urusan komponen pembuatan satelit Lapan-A3, Lapan mengucurkan uang sampai sekitar Rp 60 miliar.

Hermanto mengatakan, ada perbedaan rute lintasan atau orbit satelit Lapan-A2 dengan Lapan-A3. Saat ini satelit Lapan-A2 sudah mengorbit di angkasa dengan sifat akuatorial atau mengikuti garis katulistiwa.

Sedangkan satelit Lapan-A3 nanti akan mengorbit antara kutub utara dengan kubut selatan (polar). Sehingga data-data pengindaraan jarak jauh yang tidak bisa ditangkap satelit Lapan-A2, bisa dilengkapi hasil jepretan satelit Lapan-A3.
Rektor IPB Herry Suhardiyanto berharap penginderaan jauh satelit Lapan-A3 itu diharapkan bisa memotret secara real time produksi padi secara nasional. Selain itu juga melihat potensi-potensi perikanan dalam rangka ketahanan pangan nasional.

Pria asal Banjarnegara itu menjelaskan IPB tertarik mengikuti riset satelit ini karena mendapat mandat sebagai lembaga terdepan untuk ketahanan pangan. ’’Selain itu IPB juga memiliki banyak ahli remote sensing (penginderaan jarak jauh) dan perencanaan wilayah,’’ kata dia.

Herry menjelaskan Indonesia harus bisa mandiri, khususnya untuk teknologi satelit. Dia mengatakan kerjasama dengan Lapan ini dimulai sejak 2009 lalu.(wan/jpg/ary)


Sumber : http://radarlampung.co.id/read/2016/04/25/satelit-lapan-a3-orbit-9-juni-ini-kecanggihannya/3/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL