Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Terapkan Kerja Sama Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh Satu Pintu
Penulis Berita : Humas/Zk • Fotografer : Humas/Rz • 01 Jun 2016 • Dibaca : 32411 x ,

Permintaan kerja sama oleh pengguna untuk memanfaatkan data citra satelit penginderaan jauh sampai saat ini semakin meningkat. Kegunaannya sangat efektif untuk mempercepat pembangunan maupun meningkatkan pendapatan daerah, serta pengelolaan sumber daya alam. Untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna, LAPAN mendorong kebijakan pemerintah tentang pemanfaatan data citra satelit penginderaan jauh melalui satu pintu, agar proses pelaksanaannya lebih praktis dan efisien.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, dalam seremonial penandatanganan naskah kerja sama dengan Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Buton Utara, Pemerintah Kota Depok, Universitas Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, dan implementasi kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kegiatan berlangsung Rabu (01/06), di Ruang Rapat Antariksa, Kantor LAPAN Pusat, Jakarta.

Kepala LAPAN, dalam sambutannya, berharap agar LAPAN dapat memberikan kontribusi ke daerah. Fungsi pelayanan LAPAN didukung dengan strategi pemerintah menerapkan kebijakan pelayanan data citra satelit penginderaan jauh satu pintu. Bentuk pelaksanaan pelayanan dilakukan secara bertahap, yaitu melalui pemerintah provinsi, yang kemudian dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) pemerintahan setempat. Layanan tersebut diberikan secara online dengan penyajian lebih cepat sehingga efisien.

Untuk meningkatkan pelayanan agar menjangkau ke seluruh daerah di Indonesia dengan mudah dan cepat, secara bertahap, LAPAN akan berkerja sama dengan sejumlah 34 pemerintah provinsi di Indonesia terkait pemantauan bumi nasional. Selanjutnya, LAPAN tinggal memberikan bimbingan teknis tentang pengoperasian dan pemanfaatan data penginderaan jauh. “Sampai saat ini, LAPAN bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk saling mengisi dan memperkuat pemanfaatan fasilitas yang dimiliki masing-masing. Sedangkan dengan perguruan tinggi, LAPAN melakukan kerja sama penelitian bersama-sama memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki,” imbuhnya.

Untuk mengimplementasikan naskah-naskah yang sudah ditandatangani tersebut, Kepala LAPAN menekankan, agar pelaksanaannya merujuk pada empat kompetensi utama LAPAN yang meliputi bidang sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, penginderaan jauh, dan kajian kebijakan penerbangan dan antariksa. Program kegiatan kerja sama juga tetap mengacu pada tujuh program utama LAPAN, yaitu Decission Support System (DSS) berbasis sains antariksa, DSS berbasis sains atmosfer, pengembangan teknologi roket SONDA, pengembangan pesawat transport dan pemantauan maritim, pengembangan satelit, pengembangan bank data penginderaan jauh nasional, serta pengembangan sistem pemantauan bumi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Dr. M. Rokhis Khomarudin mensosialisasikan program pemantauan bumi Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Jawa Barat. Melalui pemaparannya, ia menampilkan perbandingan hasil pengambilan gambar dari data citra satelit menggunakan Google Earth dan World View. Data tersebut dimanfaatkan untuk pengelolaan potensi sumber daya alam, Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), pemantauan fase pertumbuhan padi, tutupan lahan/hutan, dan perubahannya, penggunaan lahan, penentuan batas wilayah, informasi potensi banjir dan kekeringan, serta pemantauan potensi perpajakan.

Rokhis mengatakan, program sistem pemantauan bumi Provinsi sudah dimulai sejak tahun 2015. Sampai saat ini, sudah mencapai 16 propinsi yang memiliki program tersebut, antara lain Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Bangka Belitung. Guna melancarkan pengoperasian sistem pemantauan bumi tersebut, LAPAN menyediakan data satelit dan metodenya yang selalu diperbaharui setiap ada perkembangan. Hal ini sangat mempermudah pemantauan dan mempercepat pembangunan di daerah. Data satelit yang ditampilkan tersebut dapat diakses setiap saat oleh kabupaten maupun kota sesuai peruntukannya. Sosialisasi diakhiri dengan diskusi interaktif berkaitan dengan penampilan data satelit pada program tersebut.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL