Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Lapan A3 diluncurkan untuk bantu 'identifikasi' kapal pencuri ikan
Penulis : NN • Media : bbc.com • 22 Jun 2016 • Dibaca : 24993 x ,

Satelit produksi Indonesia, LAPAN A3, diluncurkan bersama 20 satelit lain dari India dengan misi antara lain untuk mengidentifikasi kapal pencuri ikan, menurut kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

Satelit LAPAN A3 diluncurkan bersama dengan satelit lain dari Amerika Serikat, India, Jerman, Kanada, dari Sriharikota di negara bagian Andhra Pradesh, hari Rabu (22/06).

Thomas mengatakan setelah peluncuran pada pukul 10.55 WIB, satelit mengorbit di sekitar 500 km di ruang angkasa, sinyal pertama telah diterima di Berlin, Jerman dan akan diterima pada pukul 21.30 WIT di Biak, Papua, menandakan bahwa sistem dapat bekerja.

Thomas mengatakan satelit akan dapat membantu "identifikasi kapal pencuri ikan atau kegiatan lain yang ilegal" di perairan Indonesia.

Satelit LAPAN A3 akan berputar secara polar empat kali dalam sehari sementara Satelit LAPAN A2 -yang diluncurkan pada 2014 dan masih beroperasi- berputar secara ekuatorial sebanyak 14 kali sehari.

Untuk dapat beroperasi sepenuhnya diperlukan waktu paling tidak satu bulan guna mengatur sensor dari satelit, kata Thomas.

"Kami berupaya mengembangkan sistem pengolahan yang secara cepat dan akurat karena beberapa jalur ramai sekali, informasinya padat dan perlu analisis yang lebih cermat lagi," tambahnya terkait satelit yang dibangun dengan biaya sekitar Rp60 miliar.

Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan pemerintah akan menenggelamkan lebih dari 30 kapal yang terbukti menangkap ikan secara ilegal di Indonesia, termasuk "beberapa yang ditangkap di Natuna".

Tidak disebutkan lebih lanjut apakah kapal yang akan ditenggelamkan itu termasuk tiga kapal CIna yang baru-baru ini ditangkap.

Sejumlah komentar terkait rencana penenggelaman kapal Cina melalui Facebook BBC Indonesia termasuk dari Amy Martinus yang menyatakan, "Bagus. Negara mana pun yang masuk wilayah NKRI secara ilegal, ditenggelamkan," sementara Ryan Hartomo menulis, "Sikat yang curi-curi, jangan beri ampun demi kesejahteraan."

Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, mengatakan satelit LAPAN A3 juga memiliki misi untuk menganalisis lahan pertanian, bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor, serta sejumlah uji ilmiah.

LAPAN mulai mengembangkan satelit pada tahun 2007 dengan LAPAN A1 setelah menjalani latihan di Jerman dan kemudian memproduksi sendiri generasi berikutnya LAPAN A2 yang diluncurkan pada 2014 dan yang terakhir Juni ini.

"Satelit ini dibuat murni di dalam negeri walaupun ada komponen impor. Kelebihan dari satelit sebelumnya dengan kompnen dalam negeri yang dipakai adalah star censor dan reaction wheel," kata Thomas.

Sumber :
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160622_trensosial_satelit_pencuri_ikan








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL