Kompetensi Utama

Layanan


Perbedaan Satelit Lapan-A2 dengan A3
Penulis : Hani Nur Fajrina • Media : CNNIndonesia.com • 23 Jun 2016 • Dibaca : 23358 x ,

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin saat memberi kata sambutan di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Rumpin, Bogor, Rabu (22/6) sebelum peluncuran Satelit LAPAN-A3 di India. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)

Bogor, CNN Indonesia -- Sebelum satelit Lembagan Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) A3 lepas landas dari India menuju orbit polar pada Rabu (22/6), LAPAN sudah lebih dulu meluncurkan satelit A2 beberapa bulan lalu. Apa perbedaan antara dua satelit ini?

Satelit LAPAN A2 meluncur pada akhir September 2015 lalu, hanya selang enam bulan sebelum akhirnya satelit A3 dilepas ke luar angkasa. Keduanya sama-sama menebeng roket milik badan antariksa India, ISRO.

Dijelaskan Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin sejumlah perbedaan mendasar antara satelie A2 dan A3.

Pertama dari bobot. Satelit A2 bobotnya 76 kilogram, sedangkan A3 lebih berat yakni 115 kilogram. Kedua, letak orbit mereka pun berbeda.

"Satelit A2 itu di orbit equatorial dengan ketinggian 650 kilometer. Sedangkan A3 di orbit polar dan lebih rendah, yaitu 500 kilometer," tutur Thomas saat ditemui CNNIndonesia.com usai acara live streaming peluncuran di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Rumpin, Bogor.

Selain itu, masa lintasannya juga berbeda. Satelit A2 melintasi wilayah Indonesia sebanyak 14 kali dalam sehari. Sedangkan satelit A3 hanya 4 kali, yakni pada pagi dan malam hari saja.

"Soal imager, kamera digital, hingga sensor AIS (Automatic Identification System) dua satelit ini sama-sama punya. Fungsinya juga ada yang sama, yaitu memantau maritim dan kapal," jelasnya lagi.

Ia menambahkan, "bedanya, A3 ini juga memantau medan magnet Bumi. Jadi satelit mikro ini juga menjalankan tugas sisi ilmiah."

Untuk pengembangan satelit A3 pun LAPAN menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk berkontribusi dari sisi sensor imager yang fungsinya memantau lahan agrikultur.

Biaya yang dibutuhkan pun berbeda. Meski tidak terlampau jauh, satelit A3 memakan dana Rp60 miliar sedangkan pada masa itu satelit A2 menelan biaya Rp55 miliar.







Detik-detik peluncuran Satelit LAPAN-A3 menuju orbitnya di ketinggian 500 kilometer melalui siaran live streaming dari India, Rabu (22/6). (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)

Saat ditanya mengenai kemajuan dari hasil pemantauan satelit A2 yang sudah mengorbit, Thomas mengaku belum menerima data lebih lanjut.

"Masih belum ada yang bisa di-share. Belum sampai ke tahap temuan kapal yang melakukan illegal fishing atau lainnya. Kita tunggu saja nanti," katanya menutup perbincangan.

Satelit LAPAN-A3 diangkut menggunakan roket PSLV-C34 milik India. Ia tidak sendirian, 'penumpang' satelitnya lainnya berasal dari Kanada, Jerman, dan Amerika Serikat. Total roket PSLV-C34 mengangkut 20 satelit

Sumber :
http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160622163627-199-140153/perbedaan-satelit-lapan-a2-dengan-a3/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL