Kompetensi Utama

Layanan


Hakteknas 2016: LAPAN Tampilkan Produk Pesawat N-219 dan Satelit Buatan Indonesia
09 Aug 2016 • Dibaca : 37928 x ,

Produk litbang LAPAN berupa pesawat transportasi N219 dan satelit menjadi produk unggulan yang ditampilkan LAPAN dalam semarak puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21 di Solo, Jawa Tengah. Kedua karya teknologi penerbangan ini, menjadi besutan baru produk litbang LAPAN untuk mendukung Decision Support Systems (DSS).

Riset Pesawat N219 diawali sejak 2011 yang kemudian resmi dirancang bangun tahun 2014. Menandai selesainya pembangunan pesawat ini dengan capaian tahun ini, yaitu pengujian sayap yang berlangsung di Kantor PT. Dirgantara Indonesia dan Pengujian Gear di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN. Proses pengujian tersebut dapat disaksikan dalam video rekaman yang ditayangkan pada puncak acara perayaan Hakteknas kali ini. Dengan tercapainya proses pengujian tersebut, menjadi syarat diperolehnya sertifikasi terhadap pesawat untuk tahapan selanjutnya. 

Sementara, produk lain yang tak kalah menarik adalah Satelit. LAPAN telah memulai pembuatan satelit eksperimental karya anak bangsa dengan diluncurkannya LAPAN-A1 pada 2007. Menyusul kemudian, LAPAN-A2/LAPAN-ORARI diluncurkan pada 28 September 2015. Hingga saat ini, Satelit tersebut masih beroperasi dengan baik dan terus mengirimkan data baik dalam bentuk gambar maupun data Automatic Identification System (AIS) secara rutin. Satelit dapat melintasi wilayah Indonesia, bahkan wilayah negara-negara ASEAN sebanyak 14 kali dalam sehari. 

Muatan AIS bermanfaat untuk pemantauan kapal. Data AIS diperbarui setiap 24 jam, dan saat ini sudah mulai digunakan oleh beberapa stakeholder baik instansi pemerintah maupun swasta, bahkan permintaan beberapa negara. Kedua data (gambar permukaan bumi dan AIS) diolah oleh stasiun bumi LAPAN yang berlokasi di Biak, Papua. 

Satelit LAPAN A3/LAPAN-IPB meluncur pada 22 Juni 2016, dengan membawa misi pemantauan lahan pertanian untuk peningkatan produktivitas pangan nasional. Menyempurnakan misi satelit sebelumnya, satelit ini melintas sebanyak 4 kali dalam sehari. Data yang diperoleh dikontribusikan untuk sektor pertanian, antara lain prediksi musim tanam, pemupukan, musim panen, dan prediksi hasil tanam. Selain itu, Satelit tersebut membawa misi pemantauan lalu lintas laut global serta pemantauan medan magnet bumi untuk keperluan penelitian lingkungan. 

LAPAN juga menampilkan perkembangan riset di bidang lainnya seperti penginderaan jauh, sains antariksa dan atmosfer, dan produk hasil litbang lainnya. Diharapkan, tampilan produk litbang dalam pameran, menjadi pemacu kemandirian bangsa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung peningkatan pembangunan nasional, sesuai dengan tema yang diusung “Inovasi untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa”. Pameran berlangsung pada tanggal 10-13 Agustus 2016. 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL