Kompetensi Utama

Layanan


Komurindo dan Kombat, Ajang Kreativitas Calon Ilmuwan Bidang Keantariksaan
23 Aug 2016 • Dibaca : 30552 x ,

LAPAN menyelenggarakan Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) ke-9 dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) ke-3 dengan pelaksanaan kompetisi terbang pada tanggal 26 Agustus 2016 di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut, Jl. Cilauteureun Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi keantariksaan, yang diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkembangkan kecintaan dan minat generasi muda terhadap teknologi penerbangan dan antariksa. 

Pada tahapan tahun ini, dilaksanakan tiga jenis kompetisi, yaitu Muatan Roket dengan tema Pemantauan Grafis Sikap Luncur Roket Uji Muatan dalam Visualisasi Odometri Tiga Dimensi (3D odometry graphics visualization), Roket Electric Duct Fan (EDF) dengan tema Pengendalian Roket EDF dalam mencapai sasaran secara horizontal, dan Muatan Balon Atmosfer dengan tema Teknologi Muatan Balon untuk Observasi Atmosfer dan Maritim. 

Komurindo sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan rancang bangun dan pengujian muatan roket dan roket EDF. Selain itu, mahasiswa dapat mengasah kemampuannya di bidang teknologi penginderaan jauh, pengendalian, dan sistem otomasi robotika pada muatan roket dan roket EDF. 

Kombat diselenggarakan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang sains dan teknologi atmosfer. Kegiatan ini dapat memancing minat mahasiswa dalam mengembangkan ilmu dan perekayasaan teknologi pengamatan atmosfer dengan wahana balon. Peserta juga dapat mengembangkan instrumen pengamatan untuk penelitian atmosfer. Hal yang menarik, peserta dapat memperdalam pengujian sistem pengukuran atmosfer berbasis telemetri.

Diharapkan, pengalaman kegiatan tersebut menjadi cikal bakal calon ilmuwan di bidang antariksa. Generasi muda menjadi modal dasar untuk meningkatkan kapasitas SDM menuju kemandirian bangsa. Hal ini sesuai misi, negeri ini suatu saat nanti tidak lagi bergantung ke negara asing dalam memanfaatkan teknologi roket dan satelit, sejalan dengan Rencana Induk Keantariksaan dalam mewujudkan pembangunan Roket Pengorbit Satelit dan pembangunan satelit sampai dengan skala operasional.

Untuk tahun ini, dari sejumlah 99 proposal peserta yang didaftarkan mengikuti kompetisi nasional tersebut, terseleksi sejumlah tim yang terdiri dari 20 tim (Komurindo), 25 tim (EDF), dan 16 tim (Kombat).

Kompetisi tingkat mahasiswa se-Indonesia ini diselenggarakan LAPAN bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Pemerintah Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut didorong untuk memperingati Hari Keantariksaan yang jatuh pada tanggal 06 Agustus, sekaligus merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21 dan Hari Ulang Tahun ke-53 LAPAN. 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL