Kompetensi Utama

Layanan


Kepala LAPAN Resmikan Observatorium Winaya di Bandung
Penulis Berita : Humas/Sungging • Fotografer : Humas/Sungging • 03 Sep 2016 • Dibaca : 10834 x ,

Kepala LAPAN meresmikan Observatorium Winaya secara simbolik dengan menggunting pita

Sabtu (03/09), Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mendapat undangan untuk meresmikan Observatorium Winaya yang dibangun oleh SMA BPI 1 Bandung. Kegiatan peresmian berlangsung di Bandung, Jawa Barat ini merupakan momentum berharga bagi LAPAN sebagai sarana pengenalan produk litbang LAPAN, melalui layanan informasi untuk generasi muda, khususnya pelajar sekolah. Observatorium tersebut menjadi observatorium astronomi pertama yang dibangun oleh sekolah di Bandung. 

Peresmian dihadiri pejabat di lingkungan Provinsi Jawa Barat, para astronom, pengajar, serta perwakilan komunitas di lingkungan Kota Bandung. Di dalam rangkaian seremonial ‘pengguntingan pita’ peresmian observatorium tersebut, Kepala LAPAN menyampaikan ceramah umum kepada pelajar di sekolah tersebut. Kepala LAPAN menyampaikan tentang kegiatan riset LAPAN terutama bidang astronomi.

Kegiatan yang dilakukan oleh Observatorium Winaya bekerja sama dengan observatorium dan planetarium ilmiah Noong yang berlokasi di Lembang. Observatorium Winaya dibentuk atas prakarsa Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA tersebut yang telah melakukan berbagai kegiatan bidang astronomi. Kegiatan tersebut memperoleh dukungan dari pihak sekolah, bahkan telah dijadikan kegiatan praktik oleh para pelajar. Sebagai wadah pembinaan, observatorium tersebut dibangun dengan sistem sliding-roof berukuran 3x12 meter pesegi, terhitung cukup besar untuk ukuran observatorium edukasi.

Ada dua jenis teleskop yang dipergunakan di observatorium tersebut, yaitu teleskop yang bersifat tetap (fixed) dan teleskop bergerak. Teleskop tetap adalah jenis teleskop pemantul berdiameter 152 mm dan panjang fokus 731 mm, terpasang pada sebuah pilar tunggal dengan mounting ekuatorial. Jenis teleskop bergerak dapat dipindahkan sesuai kegiatan yang dilakukan di lapangan. Untuk jenis teleskop ini ada dua tabung yaitu teleskop pembias dengan diameter 80 mm dan fokus 800 mm, serta Newtonian berdiameter 76 mm dan fokus 700 mm, semua dilengkapi komputer pemroses data. 

Dalam pemaparannya, Kepala LAPAN menyampaikan manfaat dari observatorium dibangun. Observatirum Winaya, menjadi salah satu wadah untuk menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan generasi muda, khususnya kalangan pelajar terhadap rasa keingintahuan mereka pada alam lingkungannya, utamanya di dalam mempelajari ilmu astronomi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL