Kompetensi Utama

Layanan


Bimtek DSS, Media Pembekalan Layanan Informasi Publik
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 05 Sep 2016 • Dibaca : 23802 x ,

Peserta Bimtek DSS LAPAN menyimak penjelasan narasumber tentang kiat melaksanakan diseminasi informasi yang efektif

LAPAN menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Decision Support System (DSS) pada Senin (05/09) di Ruang Rapat Sains Atmosfer, Kantor LAPAN Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan dan pemahaman para pengelola layanan informasi LAPAN dalam menyajikan informasi ke masyarakat sehingga tepat mengenai sasaran dan bermanfaat bagi pengguna. 

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA), Halimurahman ini dihadiri oleh sejumlah peneliti LAPAN sebagai pelaksana program DSS LAPAN dan pelaksana kehumasan. Beberapa peserta memaparkan hasil produk litbang LAPAN yang telah disusun sebagai layanan informasi berbentuk sistem aplikasi online

Sistem informasi tersebut antara lain Satelitte Disaster Early Warning System (SADEWA), Sistem Embaran Maritim (SEMAR), Sistem Informasi Komposisi Atmosfer Indonesia (SRIKANDI), informasi mengenai kondisi titik panas (hotspot) dan Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), serta pemantauan fase pertumbuhan padi. Sebagian besar produk-produk informasi tersebut merupakan hasil produk PSTA, selebihnya bagian dari produk informasi penginderaan jauh. 

Dalam pemaparan disampaikan, SADEWA sebagai suatu sistem peringatan dini bencana yang sangat bermanfaat untuk mengantisipasi kejadian bencana, termasuk meminimalisir kerugian akibat bencana serendah mungkin. Informasi yang disajikan dapat dijadikan panduan untuk menginventarisir penanganan potensi bencana, yaitu menghindari, mencegah, mengendalikan atau mengontrol, dan mengurangi atau mitigasi dari dampak bencana yang terjadi. 

Pembangunan SEMAR berlatar belakang antara lain upaya pemanfaatan potensi wilayah kemaritiman Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam yang dapat dijadikan produksi ikan tangkap. Dampak lainnya dari kondisi ini, perlu adanya upaya pencegahan illegal fishing serta keselamatan pelayaran untuk nelayan dan transportasi laut lainnya.

Sedangkan SRIKANDI dibangun sebagai media layanan informasi terkait kualitas udara dan komposisi atmosfer terutama dampak aktivitas antropogenik dan alam, salah satunya kebakaran hutan. Informasi yang disusun berfungsi untuk menyampaikan perkiraan waktu kejadian (24 jam mendatang). Sistem ini mengamati kondisi ozon troposfer dan stratosfer, gas rumah kaca, aerosol, polusi udara, dan sebagainya. Saat ini sistem ini masih dikembangkan untuk meningkatkan akurasi prediksinya.

Adapun sistem informasi lainnya di bidang penginderaan jauh berupa layanan data penginderaan jauh yang bermanfaat untuk memantau kondisi hotspot untuk memperkiraan adanya kebakaran hutan, dan dampak-dampak lainnya, pemantauan fase-fase perkembangan pertumbuhan padi, serta informasi wilayah yang berpotensi untuk penangkapan ikan. 

Menariknya, peserta memperoleh pembekalan dalam menyusun strategi dan mengolah sistem informasi tersebut sehingga layak disajikan kepada masyarakat. Pembekalan disampaikan oleh Praktisi Komunikasi dan Kehumasan, Dr. Emilia Bassar. Emilia mengenalkan tips dan trik dalam mengelola informasi agar mudah dipahami oleh pengguna. “Orang-orang yang menjalankan peran kehumasan adalah orang-orang yang terpilih, karena mempunyai posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang layak dan bermanfaat bagi penggunanya,” ujarnya. Menurut Emil, di era globalisasi saat ini, website dikategorikan sebagai sumber informasi utama sebuah institusi. Maka, DSS yang dibangun LAPAN secara online, menjadi susunan informasi yang strategis dan langsung menyentuh masyarakat.

Emil menjelaskan, beberapa poin penting penyajian dalam diseminasi informasi antara lain siapa target audiens, kapan dan dimana, sasaran kebutuhan informasi tersebut, serta cara yang paling efektif untuk menyampaikannya. Untuk meningkatkan ketrampilan dan wawasan setiap orang yang melakukan diseminasi, seharusnya dibekali pelatihan yang dikembangkan secara terus menerus. 


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL