Kompetensi Utama

Layanan


Penelitian Pelajar Indonesia Berhasil Diuji coba di Stasiun Antariksa Jepang (KIBO)
Penulis Berita : Humas/EN-Debora-Gina • Fotografer : Humas/Rz • 19 Sep 2016 • Dibaca : 8131 x ,

Suasana Konferensi Pers Program Try Zero G For Asian Youth 2016

Senin (19/09), LAPAN menyelenggarakan konferensi pers di Balai Pertemuan Dirgantara (BPD) Kantor Pusat LAPAN, Jakarta. Kegiatan ini untuk menginformasikan tentang partisipasi delegasi Indonesia dalam eksperimen Try Zero G For Asian Youth 2016. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari modul eksperimen The KIBO-ABC di Stasiun Ruang Angkasa (International Space Station, ISS) milik Pemerintah Jepang. Debut kegiatan tersebut diprakarsai oleh Space Environment Utilization Working Group (SEUWG), yang di wadahi dalam Asia Pasific Regional Space Agency Forum (APRSAF).

Terpilihnya proposal milik Ingrid Dewi Rucita Saragih, siswi SMAN I Batam, sebagai salah satu indikasi yang menunjukkan peningkatan minat generasi muda Indonesia di bidang sains dan teknologi antariksa. Konsep eksperimen “Box in the Jar” dibuat untuk menguji gaya apung tiga benda yang terdiri dari kayu, polimer, dan alumunium dengan ukuran masing-masing benda tersebut 30 mm.

Ingrid menjelaskan, eksperimen yang ia usulkan berangkat dari teori yang paling sederhana dari hukum fisika, yaitu gaya apung benda. “Saya tidak menyangka, proposal saya bisa lolos, padahal saya menyerahkan proposal tepat pada batas waktu terakhir pengumpulan. Dari ide sederhana, apapun yang mungkin bisa kita lakukan di sini belum tentu bisa dilakukan oleh astronot di luar angkasa,” tuturnya. 

Dengan menyaksikan langsung demo eksperimennya oleh astronot di ISS, merupakan sebuah pengalaman luar biasa baginya. Selain bertambah wawasan, Ingrid mengaku sangat beruntung karena bisa melihat langsung gambaran proses penelitian bidang keantariksaan dengan mendatangi langsung ruang kerja badan antariksa di sana. 

Selain Indonesia, ada dua perwakilan dari negara lain yang juga terpilih untuk mewakili negaranya berangkat ke Jepang untuk menyaksikan langsung pembuktian eksperimennya, yaitu Thailand dan Singapura. Sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Sains Antariksa, Clara Y. Yatini, yang pada saat itu selalu mendampingi ketika berada di Jepang. “Ide yang diberikan rata-rata memiliki konsep sederhana, hanya konsep dari Thailand yang cukup rumit. Namun semua itu memiliki keunikan masing-masing,” jelasnya.

“Menyaksikan langsung pembuktian eksperimen saya, terus terang antara bangga, namun khawatir jika hal itu gagal terbukti. Terlebih, eksperimen tersebut justru membahayakan para astronot tersebut di ruang kerja nya,” paparnya. Hasilnya, apa yang sudah dijabarkan di proposal, terbukti, meskipun sedikit dilakukan modifikasi. Eksperimen tersebut telah diujicobakan pada 14 September oleh para astronot di JAXA’s Tsukuba Space Center (TKSC), Jepang. 

Try Zero G For Asian Youth 2016 adalah Program edukasi bagi para pelajar, khususnya di wilayah Asia Pasifik untuk mengajukan proposal eksperimen sederhana yang kemudian didemonstrasikan langsung oleh astronot dalam modul KIBO, modul ini terdiri atas 2 Kategori, Kategori I untuk pelajar (di bawah 18 tahun), Kategori II untuk mahasiswa, peneliti/perekayasa (dibawah 27 tahun). Penilaiannya berdasarkan feasibility, keamanan, waktu yang diperlukan untuk melakukan eksperimen, serta keterkaitan dengan hukum fisika yang diuji yang tercantum dalam hipotesis dan teori dari masing-masing proposal. Untuk Indonesia, LAPAN telah menyeleksi sejumlah 5 proposal (3 dari SMA, 2 dari Perguruan Tinggi) dari 16 proposal. Setelah diusulkan ke Jepang, hanya satu proposal yang lolos untuk didemonstrasikan. 

Konferensi pers dibuka oleh Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer, Afif Budiyono, dipandu oleh Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus R. Dewanto. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan media pers Sekolah Menengah Atas di Jakarta. 

Sebagai penutup, Deputi Sains mengatakan, “kegiatan ini menjadi tantangan bagi generasi muda Indonesia. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap sains keantariksaan dan dapat menjadi inspirasi untuk mengikuti Try Zero G For Asian Youth untuk tahapan selanjutnya. Sehingga akan lebih banyak lagi peserta yang mengikuti kegiatan ini.” 


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL