Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Kenalkan Teknologi Roket ke Mahasiswa Ukrim Yogya
Penulis Berita : Humas/Gin • Fotografer : Humas/Deb • 21 Sep 2016 • Dibaca : 12634 x ,

Peneliti LAPAN, Dr. Arif Nur Hakim sedang memaparkan perkembangan roket Indonesia di hadapan mahasiswa Ukrim Yogya

LAPAN menerima kunjungan mahasiswa Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta (Ukrim Yogya) pada Rabu (21/09), di Balai Pertemuan Dirgantara Kantor LAPAN Pusat, Jakarta. Kunjungan tersebut sebagai rangkaian dari kegiatan Fiskom Company Visit to Jakarta yang diselenggarakan Fakultas Sains & Komputer, Jurusan Fisika dan Teknikmatika. LAPAN, menjadi salah satu destinasi dari kegiatan tersebut, di antara beberapa instansi, perusahaan, maupun organisasi yang berlokasi di Jakarta.

Rombongan sejumlah 73 mahasiswa ini disambut langsung oleh Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan umum, Christianus R. Dewanto. Didampingi tiga dosen pembimbing, mereka dengan penuh antusias menyimak pemaparan tentang produk litbang LAPAN. Sebagaimana diungkapkan salah satu dosen pendamping, Heny. Ia sangat mengapresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk para mahasiswa dalam menggali wawasan pengetahuan dunia riset penerbangan dan antariksa yang digeluti LAPAN.

Materi teknis disampaikan oleh Peneliti Pusat Teknologi Roket, Dr. Arif Nur Hakim. Dalam presentasinya, ia mengenalkan perkembangan teknologi peroketan, yang menjadi salah satu riset para peneliti LAPAN. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Arif untuk memaparkan lebih jauh tugas dan fungsi LAPAN. Melangkah spesifik ke teknologi roket, ia menjelaskan mulai sejarah roket sampai dengan perjalanan penelitian dan pengembangan roket di Indonesia. “Tidak semua negara bisa memiliki roket, karena tidak semua negara memiliki teknologi yang canggih,” ungkapnya.

Untuk menarik minat para peserta kunjungan, ia juga menceritakan kompetisi tingkat mahasiswa yang masih hangat dalam ingatan waktu penyelenggaraan beberapa minggu silam. Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo), sudah secara rutin diselenggarakan LAPAN, dalam upaya menciptakan minat dan kepedulian generasi muda Indonesia tentang dunia keantariksaan, terutama bidang peroketan. 

Untuk memberikan gambaran yang jelas, Arif memaparkan melalui tampilan foto berbagai jenis roket, serta peluncuran roket melalui tayangan video. Momentum ini sangat berkesan bagi peserta kunjungan, sebab merupakan pengalaman pertama kalinya melihat langsung bagaimana proses rancang bangun roket yang dikembangkan oleh LAPAN. 

“Hal yang paling utama dalam mengembangkan roket adalah kestabilan roket itu sendiri. Karena kalau roket tidak stabil itu akan sangat berbahaya,” Jelasnya. Arif memberikan contoh, kejadian kecelakaan pengembangan roket di China. Ketidakberhasilan rancang bangun roket tersebut berlangsung beberapa tahun lalu, berdampak pada hancurnya satu kampung di sekitar lokasi tempat pengujian roket tersebut. Oleh karena itu, untuk merencanakan kegiatan peluncuran roket tidak boleh sembarangan. Bila kegagalan terjadi karena struktur Roket tersebut, kita sudah harus memikirkan bagaimana cara mengantisipasinya. Apa akibat yang mungkin terjadi? Bagaimana penanggulangan? Karena itulah, perlu adanya riset secara terus menerus, sebelum dilakukan uji terbang, agar idak terjadi sesuatu yang membahayakan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL