Kompetensi Utama

Layanan


Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Arsiparis LAPAN: Organisasi Profesi Arsiparis Berperan Penting dalam Memajukan Pengelolaan Arsip
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 28 Sep 2016 • Dibaca : 6504 x ,

Suasana Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Arsiparis LAPAN

Rabu (28/09), bertempat di Hotel Salak Tower, berlangsung pengukuhan Forum Komunikasi Arsiparis LAPAN (FOKAL). Ketua Umum Pengurus Nasional Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI), Dr. H. Andi Kasman mengukuhkan sejumlah pengurus FOKAL. Pengukuhan ini disaksikan oleh para pejabat struktural LAPAN dan jajarannya, serta tamu undangan AAI dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ikatan Arsiparis ANRI, Forum Komunikasi Arsiparis BATAN, dan Forum Komunikasi Arsiparis BIG.

Pembentukan FOKAL berpedoman pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Pasal 70. Disebutkan bahwa arsiparis dapat membentuk organisasi profesi, sedangkan pembinaan organisasi profesi tersebut dilakukan oleh pemerintah.

Manfaatnya, organisasi ini menjadi wadah untuk menyalurkan ide, gagasan, dan aspirasi kearsipan, mempertinggi mutu SDM, mempertinggi mutu penyelenggaraan dan pemanfaatan kearsipan, serta mempermudah komunikasi dengan arsiparis di instansi lain.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua AAI oleh Sekretaris Jenderal AAI, Gunawan Hasan. Adapun para pengurus FOKAL tersebut adalah Penasehat (Kepala LAPAN, Sekretaris Utama LAPAN, Pembina (Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum), Sudiyanto (Ketua), Wakil Ketua (Sumantri), Sekretaris (Royati), Bendahara I (Nursetiawati), Bendahara II (Nurati Firdaus Muharom), Komisi Pembinaan (Kepala Bagian Persuratan dan Arsip, Kepala Sub Bagian Arsip dan Perpustakaan), Komisi Kerja Sama (Slamet Riyadi), Komisi Humas I (Djoko Trianas), Komisi Humas II (Muhamad Bayu), Komisi Humas III (Supardi), dan Komisi Publikasi dan Dokumentasi (Ria Fitria Ritonga).

Dalam sambutannya, Ketua FOKAL, Sudiyanto menyampaikan pembentukan organisasi profesi arsiparis di LAPAN tersebut digagas untuk mendukung kelancaran tugas Arsiparis LAPAN. “Ide pembentukan sudah digagas sudah cukup lama, kemudian, diperkuat pada 24 Mei silam, tepat saat kegiatan pengayaan keterampilan arsiparis di Neo Green Savana Hotel, di mana seluruh Arsiparis LAPAN mendukung pembentukannya.

Menurutnya, masih ada sebagian orang menganggap arsiparis sebagai profesi rendahan. “Ini tantangan bagi arsiparis untuk mengubah anggapan negatif tersebut menjadi lebih baik,” paparnya. Arsiparis harus bisa menunjukkan hasil kerja yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lembaga. “Maka, arsiparis harus tetap mau belajar meningkatkan kemampuan dan kompetensinya,” imbuhnya. Dengan demikian, pengelolaan arsip tidak sekadar mengurus tumpukan kertas, namun juga struktur, konteks, dan konten arsip. Apalagi, saat ini ilmu kearsipan telah berkembang sangat dinamis. 

Pembentukan organisasi ini tidak semata membentuk organisasi semata, namun untuk mengurangi kondisi pengelolaan arsip yang masih terhitung lamban. Sebagaimana penjelasan Sekretaris Utama ANRI, Sumrahyadi, sekurangnya 10 persen waktu pegawai habis untuk mencari arsip, bahkan pengelolaannya, 45 persen arsip diberkaskan pada lebih dari satu tempat. Kondisi ini dapat menghambat proses pengelolaan arsip yang pada era modernisasi saat ini dituntut adanya pelayanan yang cepat dan tepat.

Menuju pengelolaan arsip berbasis elektronik, organisasi Arsiparis sangat berperan penting dalam mengakomodir pengelolaan arsip secara optimal dan mengomunikasikannya secara maksimal. 


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL