Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Akan Umumkan Identitas Benda Jatuh Antariksa di Sumenep
06 Oct 2016 • Dibaca : 22635 x ,

Pada Hari Senin, 26 September 2016, warga Sumenep dihebohkan dengan penemuan benda asing yang jatuh dari langit. Peristiwa tersebut menjelaskan perkiraan adanya benda jatuh antariksa yang termonitor pergerakan jatuhnya dari sistem pemantauan benda jatuh antariksa Pusat Sains Antariksa LAPAN melalui situs orbit.sains.lapan.go.id. Pada hari tersebut terdapat dua benda antariksa yang diperkirakan melintas di atas wilayah Pulau Madura, yakni bekas roket Delta 2 PAM-D yang melintas sekira pukul 6.30 WIB dan bekas roket Falcon 9 yang melintas sekira pukul 9.30 WIB.

Sebuah bekas roket bernama FALCON 9 R/B (nomor katalog 41730) ditemukan jatuh di Sumenep, Jawa Timur, pada hari itu sekira pukul 09.26 WIB. Kepingan tersebut adalah bagian dari tingkat atas roket yang digunakan untuk meluncurkan satelit komunikasi JCSAT 16 milik Jepang pada 14 Agustus 2016. Roket milik Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) ini diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station, Florida. SpaceX adalah perusahaan transportasi luar angkasa Amerika Serikat. 

Roket FALCON 9 adalah jenis roket pertama di dunia yang dilengkapi dengan teknologi untuk mendaratkan kembali bagiannya di permukaan bumi. Adapun benda jatuh antariksa yang ditemukan merupakan bagian dari tingkat kedua roket tersebut. 

Sementara, dari identifikasi di lapangan yang dilakukan Tim Peneliti LAPAN, Benda jatuh antariksa tersebut tersebar di beberapa titik di Pulau Giligenteng dan Pulau Giliraja. Benda-benda tersebut tidak menimbulkan kerugian yang signifikan bagi lokasi sekitar kejatuhan. 

Untuk tujuan keamanan dan keselamatan, Tim Investigasi LAPAN bekerja sama dengan BAPETEN mengidentifikasinya dengan mengukur tingkat paparan radiasi nuklir dari benda tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa benda tersebut tidak terpapar radiasi nuklir. Selanjutnya, LAPAN menyerahkan benda jatuh tersebut ke negara/perusahaan pemilik pecahan roket tersebut.

Maka LAPAN akan memberikan keterangan pers di hadapan media massa terkait peristiwa tersebut pada Hari Jumat, 07 Oktober 2016 Pukul 10.00 WIB di Kantor LAPAN Bandung, Jalan Dr. Djundjunan 133 Bandung, Jawa Barat.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL