Kompetensi Utama

Layanan


Roket diluncurkan di Jepang, kenapa sampahnya jatuh di Indonesia?
Penulis : Andrian Salam Wiyono • Media : merdeka.com • 07 Oct 2016 • Dibaca : 23668 x ,

Merdeka.com - Pecahan roket milik Amerika Serikat yang diluncurkan di Jepang pada Minggu 14 Agustus jatuh di Sumenep, Jawa Timur, pada 26 September lalu. Mengapa pecahan roket tersebut bisa nyasar ke Indonesia ?
Kebetulan saja (jatuh di Indonesia). Lintasannya itu agak miring 20 derajat dari ekuator. Kemudian memang pada 26 September lalu itu si Falkon 9 sudah rendah sekali. Hambatan atmosfer hebat. Alih-alih naik tapi justru turun. Nah, akhirnya jatuh di sana," kata Peneliti Bidang Astronomi Astrofisika Pusan Sains Antariksa LAPAN, Rhorom Triyatikanto, di Kantor LAPAN, Pasteur, Bandung, Jumat (7/10).

Menurut dia, saat itu pecahan mengalami hambatan atmosfer di ketinggian 120 kilometer dari daratan. Ketinggian tersebut adalah ketinggian kritis.

"Sehingga ketika objek tersebut memasuki atmosfer padat dan tidak mungkin lagi bisa naik dan tersisir jatuh," ujarnya.

Pecahan roket drum besar yang jatuh di Sumenep itu, merupakan bagian atas peluncuran satelit komunikasi JCSAT 16 yang diluncurkan di Jepang. Akhirnya tepat pada Senin 26 September sekitar pukul 09.21 WIB, benda antariksa tersebut jatuh di kandang milik warga Sumenep.

Benda itu terdiri dari tiga tabung dan satu alat kontrol. Benda saat akan diorbitkan tertempel di depan roket. "Benda ini satu tabungnya bisa mencapai 80-100 kilogram sedangkan ini ada tiga," ujarnya.

Dalam radar LAPAN, dia menyebut dihari yang sama memang ada dua benda yang mengapung di langit-langit Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
"Yang pertama roket delta dua. Roket satelit GPS yang melintas pukul 06.27 dan kedua, roket valkon 9 yang melintas Madura puku 09.21," ungkapnya.

Pecahan roket ini saat di langit-langit memiliki kecepatan luar biasa. Sebab dia mendeteksi pada pukul 09.00 saja benda tersebut ada di Afrika.

"09.10 sudah di Samudera Hindia. Dan barulah 09.21 WIB ada di Sumenep," ungkapnya.

Pecahan roket yang jika ditotalkan memiliki berat sekitar 300 kilogram kemudian diserahkan ke perusahaan transportasi luar angkasa Amerika Serikat Space Ekploration Technologi Corporation (SpaceX).



Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/roket-diluncurkan-di-jepang-kenapa-sampahnya-jatuh-di-indonesia.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL