Kompetensi Utama

Layanan


20 Ribu Sampah Antariksa Menunggu Waktu Jatuh
Penulis : Setiady Dwi • Media : Suaramerdeka.com • 09 Oct 2016 • Dibaca : 19636 x ,

BANDUNG, suaramerdeka.com – Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin mengingatkan bahwa terdapat 20 ribu sampah antariksa yang melayang-layang di ruang angkasa yang menunggu waktu jatuh.

Indonesia, katanya, kerap menjadi tempat jatuhan tersebut. Terbaru adalah pecahan dari bagian tingkat dua Roket Falcon 9 di Sumenep, Madura pada Senin (26/10) lalu. Di luar itu, sejauh ini baru 4 benda yang ditemukan. “Sampah antariksa itu ada yang besarnya sekepalan tangan atau lebih yang jumlahnya 20 ribu. Secara perlahan beberapa akan jatuh ke bumi,” katanya.

Atas kejadian tersebut, dia menyebut ada aturan internasional yang mengaturnya termasuk ganti rugi yang biasanya diselesaikan antarnegara. “Umumnya untuk kerugian yang besar seperti jatuhnya satelit berbahan bakar nuklir milik Rusia yang jatuh di Kanada,” katanya.

Dia menyatakan bahwa waktu jatuh sampah angkasa itu tak dapat dipastikan secara akurat. Pihaknya hanya bisa sebatas melakukan deteksi. “Kejadian benda jatuh antariksa ini sampai sekarang kita hanya mampu mendeteksi lintasannya sedangkan titik jatuhnya benda tersebut tidak dapat diketahui secara tepat. Jadi antisipasi benda jatuh ini tidak dapat diantisipasi,” katanya.

Keempat benda angkasa itu kemudian disimpan Lapan. Benda-benda itu di antaranya pada 1981 di Gorontalo berupa bekas tabung bahan bakar roket Rusia, di Lampung yakni bekas tabung bahan bakar roket Rusia pada 1988 dan dari Bengkulu, pecahan roket RRT pada 2003.

Terkait roket yang jatuh di Madura, Lapan telah melakukan pemeriksaan. Pecahan roket itu tersebar di beberapa titik di Pulau Giliraja dan Giligenteng. Meski demikian, peristiwa tersebut tak menimbulkan kerugian yang signifikan. Bersama Bapeten, Lapan juga menyimpulkan tak ada radiasi nuklir yang diakibatkan dari peristiwa itu.

Untuk bagian roket yang ditemukan, Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa pihaknya menyerahkannya ke pemiliknya. Falcon 9 merupakan produk dari Space X, perusahaan transporter luar angkasa AS.


Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/20-ribu-sampah-antariksa-menunggu-waktu-jatuh/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL