Kompetensi Utama

Layanan


KRAN 2016, Ajang Kreativitas dan Inovasi Para Pelajar Indonesia
Penulis Berita : Humas/RZ • Fotografer : Humas/RZ-Dok.PPIPTEK • 11 Oct 2016 • Dibaca : 8172 x ,

Suasana Kompetisi Roket Air Nasional yang diselenggarakan di Puspiptek, Serpong

LAPAN bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Pusat Peragaan IPTEK (PPIPTEK), menyelenggarakan Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2016 di Pusat Penelitian, Pengetahuan, dan Teknologi (PUSPTEK), Serpong, Tangerang Selatan. Kegiatan berlangsung pada tanggal 7-9 Oktober 2016.

Sebanyak 108 siswa yang berasal dari berbagai kota di Indonesia ikut serta menyemarakkan KRAN 2016. Mereka adalah siswa yang lolos dalam Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) 2016 yang diadakan masing-masing wilayah, yaitu se-Jabodetabek, Jawa Barat, Semarang, Yogyakarta, Solo, Palembang, Belitung Timur, Sawah Lunto, Sumatera Barat, dan Bandar Lampung.

Dalam Laporannya, Ketua Penyelenggara KRAN 2016, Zulfan Andrinaldi memaparkan, seluruh peserta adalah pelajar usia 12 – 16 tahun. Mereka terdiri dari siswa SMP, SMU, dan SMK dari berbagai kota di Indonesia. Lebih lanjut ia mengatakan KRAN adalah rangkaian menuju Kompetisi Roket Air Internasional di Filipina, yang akan berlangsung pada tanggal 12-13 November 2016. Kompetisi tersebut diikuti oleh 18 negara.

LAPAN siap memberikan pendampingan dan pelatihan untuk menambah kemampuan membuat dan meluncurkan roket air bagi enam peserta terbaik dari KRAN ini. Hal ini disampaikan Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus Dewanto pada sambutan pembukaan. “Kami siap memberikan pembekalan bagi mereka di Kantor Pusat Teknologi Roket LAPAN untuk mereka yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.

Pemenang kompetisi ini akan mewakili Indonesia di ajang Internasional dalam rangka penyelenggaraan Asia Pasific Space Agency Forum ( APRSAF) di Filipina, Manila. Penyelenggaraan KRAN 2016 ini mengacu pada ketentuan dan peratuan berdasarkan Kompetisi Roket Air tingkat Internasional dan dibagi menjadi 2 sesi yakni pembuatan roket dan peluncuran roket.

Ketua Dewan Juri, Karya Subarman, mengumumkan pemenang KRAN 2016. Para pemenang tersebut adalah juara pertama diraih oleh Deshinta Putri Anggraeny (SMP Batik Surakarta) dengan nilai akhir 0.24, juara kedua adalah Alfian Pebriansyah (SMKN 4 Pontianak) dengan nilai akhir 1.04, dan juara ketiga diraih Jeremia Aprilianto Maldin (SMAN 1 Sawah Lunto) dengan nilai akhir 1.14. 

Sedangkan untuk Juara Harapan pertama yaitu Shakira Kusuma Narda (SMP Global Mandiri) dengan nilai 1.36, harapan kedua adalah Yudhita Chilva (SMP 1 Pontianak) dengan nilai akhir 1.70, dan harapan tiga diraih Bayu Dwi Thajyono (SMPN 5 Kebumen) dengan nilai 1.77. 

Penilaian ini didasarkan pada skor terbaik dari dua kali peluncuran dan merupakan jarak terpendek jatuhnya roket terhadap titik pusat target. Kompetisi ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat, kreatifitas, dan inovasi pelajar Indonesia terhadap perkembangan teknologi kedirgantaraan. 


Kepala Biro KSHU, Christianus Dewanto, saat memberikan pengarahan pada pembukaan acara KRAN 2016


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL