Kompetensi Utama

Layanan


Ekpedisi Menembus Langit Torehkan Sejarah di Hari Sumpah Pemuda
Penulis : Mukhlis Dinillah • Media : Detik.com • 28 Oct 2016 • Dibaca : 27134 x ,

Garut - Tepat di hari Sumpah Pemuda, pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) AiXI untuk pertama kalinya diluncurkan. Ekspedisi bertajuk 'Menembus Langit' ini mengirimkan produk dirgantara karya anak bangsa ke lapisan stratosfer.

Peluncuran berlangsung di Balai Uji Teknologi, Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN, Pameungpeuk, Garut, Jumat (28/10/2016) sekitar pukul 06.15 WIB. Lepas landas dilakukan dengan cara mengikat ekor pesawat di tali balon cuaca.

Balon cuaca yang berisi gas itu lalu terbang dengan membawa pesawat untuk menuju ketinggian 30 kilometer. Setelah mencapai ketinggian tersebut, pesawat akan lepas dari tali dengan sendirinya dengan kemampuan sistem auto pilot.

"Nanti pesawat akan melepaskan diri dengan sendirinya. Setelah beberapa saat di stratosfer, pesawat akan pulang dengan sendirinya ke titik awal peluncuran," kata Flight Directir Ekspedisi Menembus Langit, Feri Amnetia Pratama di lokasi peluncuran.

Feri menuturkan pesawat dirancang menggunakan material fiber komposit ini dilengkapi sensor meteorologi. Sehingga, sambung dia, pesawat mampu membaca berbagai macam kondisi iklim dan cuaca di lapisan stratosfer.

"Selain untuk mengambil data meteorologi, pesawat ini juga sebagai uji coba platform stratoferi ulang alik. Ke depannya bisa digunakan untuk satelit komunikasi, droping barang skala besar," jelas dia.

Perjalanan menuju stratosfer menggunakan balon udara diperkirakan memakan waktu 1 - 1,5 jam. Begitu pula saat pesawat setelah menjalankan misinya akan kembali dengan sendirinya ke bumi dengan estimasi waktu yang sama dengan peluncuran.

Ekspedisi menembus Langit bertujuan mendukung eksplorasi stratosfer dan mengembangkan riset aeronautika Indonesia. Nantinya dapat menjadi data acuan untuk mendukung penelitian lebih lanjut serta memacu percepatan teknologi keantariksaan nasional.

Data meteorologi yang didapat dari ekspedisi Menembus Langit dipakai untuk penelitian cuaca dan iklim Indonesia. Selain itu juga menjadi 'Guide Book' perihal ekspolarsi stratosfer mulai dari riset awal, metodologi, cara kerja, serta pengoperasian sistem menuju stratosfer.

Ekpedisi Menembus Langit ini merupakan inisiasi dari AeroTerasscan berkerjasama dengan AeroGeoSurvey, AeroVisualStudios, Dengan Senang Hati, Global Inovasi Informasi Indonesia, GDILab, Layaria, Alitt Susanto, serta Lembaga Antariksa dan Penerbangan Indonesia (LAPAN). Peluncuran ini menorehkan sejarah baru dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan aeronautika Indonesia.


Sumber : http://news.detik.com/berita/d-3331425/ekpedisi-menembus-langit-torehkan-sejarah-di-hari-sumpah-pemuda








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL