Kompetensi Utama

Layanan


Siswa-Siswi SD Islam Alam dan Sains Al-Jannah Belajar Hilal
Penulis Berita : Humas/Riri • Fotografer : Humas/Rz • 16 Nov 2016 • Dibaca : 5795 x ,

Suasana pemaparan pengetahuan tentang hilal oleh peneliti Pusainsa di hadapan pelajar SD SD Islam Alam dan Sains Al-Jannah

Sejumlah siswa-siswi SD Islam Alam dan Sains Al-Jannah berkunjung ke Kantor LAPAN Pusat, Jakarta, Rabu (16/11). Mereka ingi menimba wawasan mengenai pengetahuan tentang Hilal. Kunjungan tersebut diterima Tim Edukasi Publik yang diwakili Panataran Sitinjak. 

Dalam sambutan pembuka, ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut sebagai salah satu bentuk layanan edukasi LAPAN secara konsisten. Manfaatnya untuk menambah pengetahuan bidang keantariksaan. Selanjutnya, peserta kunjungan diberikan bekal pengenalan Hilal dan Kalender Bulan oleh Peneliti Pusat Sains Antariksa, Muhamad Zam Zam Nurzaman. 

Kesempatan kali ini bertepatan dengan peristiwa “Supermoon” yang baru terjadi Senin, 14 November. Ia menjelaskan, Supermoon merupakan peristiwa di mana bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Dengan kata lain, Supermoon terjadi ketika bulan purnama terbesar, terdekat dan paling terang. Peristiwa kali ini merupakan kejadian terbesar dalam 60 tahun terakhir. Dibanding dengan jarak biasanya yang mencapai 380.000 km, maka pada saat peristiwa tersebut bulan akan terlihat lebih besar. Peristiwa ini kan dapat dilihat kembali pada tahun 2034.

Terkait Hilal, Zam Zam menjelaskan, “Hilal merupakan bulan sabit pertama di ufuk barat setelah magrib. Hilal sulit untuk dilihat karena sangat tipis dan redup sehinggadibutuhkan teleskop untuk melihatnya.” Secara rutin, LAPAN melakukan pengamatan Hilal di Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pameungpeuk, Garut. 

Kemudian dipaparkan pula mengenai Kalender Bulan yang sangat bermakna bagi penganut kepercayaan. Seperti contoh dalam Agama Islam terkait penentuan Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, dan hari besar lainnya. Dalam Agama Budha digunakan untuk menentukan perayaan Waisak saat bulan purnama. Sementara bagi umat Hindu, Kalender Bulan digunakan untuk menentukan perayaan Hari Raya Nyepi saat bulan mati. Sedangkan kaum Kristen/Katolik menentukan Paskah yang jatuh pada hari minggu setelah purnama pada awal musim semi. 

Suasana interaktif terjalin dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan para pelajar ini untuk mengupas lebih jauh mengenai wawasan yang baru saja diperolehnya. Menurut para guru yang mendampingi, pengetahuan yang diperoleh kali ini sangat bermanfaat bagi anak didiknya untuk mendukung ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku sekolah. Untuk itu, mereka berharap agar murid-muridnya dapat menerapkannya di dalam menyerap pelajaran sekolah.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL