Kompetensi Utama

Layanan


Kepala LAPAN Anggap Teori Bumi Datar Hanya Dongeng
Penulis : Redaksi • Media : radarpekalongan.com • 04 Jan 2017 • Dibaca : 21366 x ,

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas
Djamaluddin kembali membantah tentang ‘teori’ Bumi datar atau flat
earth. Thomas membeberkan bukti bahwa yang benar adalah Bumi itu bulat.

Dalam akun Facebook pribadinya, Thomas menjelaskan hal tersebut pada
Komunitas Bumi Datar yang berkunjung ke Lapan pada 30 Desember 2016.

“Saya selalu jelaskan bahwa FE (Flat Earth) bukanlah teori, tetapi
sekadar pendapat sekelompok orang yang tidak punya landasan ilmiah.
Kalau masih ada yang masih bersikukuh dengan FE, janganlah didebat,
cukup dengarkan seperti kita mendengar dongeng khayalan sebelum bobo,
semasa kecil dulu,” ujar Thomas dalam blog pribadinya, seperti dikutip viva.

Dalam penjelasan Bumi itu bulat, Thomas memperlihatkan penampang hasil
potretan satelit dari luar angkasa. Jika di-zoom in, terlihat terlihat
seluk beluk jalan dan bangunannya, lalu jika di-zoom out lagi maka akan
terlihat area provinsi, pulau, negara, benua, sampai Bumi yang bulat.

“Foto Bumi yang bulat adalah rekonstruksi dari kumpulan banyak citra
satelit resolusi sangat tinggi,” kata Thomas.

Dia menyontohkan kepada para Komunitas Bumi Datar, dengan zoom out mulai
dari Kantor Lapan di Jakarta Timur, lalu zoom out lagi untuk melihat DKI
Jakarta dan sekitarnya. Kemudian zoom out untuk melihat wilayah
Indonesia, lalu Asia, kemudian Bumi yang bulat.

“Kalau mau melihat Bumi bulat secara utuh, lihatlah citra beberapa
satelit cuaca yang memotret Bumi dari ketinggian 36 ribu kilometer,”
jelas Thomas.

Doktor astronomi jebolan Universitas Kyoto Jepang itu membahas mengenai
lima satelit aktif yang memantau cuaca global saat ini.

Kelima satelit tersebut pun ditunjukkan dengan hasil tangkapan
gambarnya, yang semuanya menunjukkan Bumi itu bulat, bukan datar.

Satelit Himari-8 memotret Bumi dari atas Samudera Pasifik Barat, Satelit
Meteosat VISSR memotret Bumi dari atas Samudera Hindia, Satelit Meteosat
SEVIRI memotret Bumi dari atas Samudera Atlantik, Satelit GOES East
memotret Bumi dari atas benua Amerika dan Satelit GOES West memotret
bumi dari atas Samudera Pasifik Timur.*(vi)*


Sumber : http://www.radarpekalongan.com/67248/kepala-lapan-anggap-teori-bumi-datar-hanya-dongeng/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL