Kompetensi Utama

Layanan


Pesawat N219 Siap-Siap Uji Terbang April
Penulis : Wan/Ang • Media : indopos.co.id • 03 Feb 2017 • Dibaca : 6787 x ,

INDOPOS.CO.ID - Setelah dipersiapkan lebih dari sepuluh tahun, pesawat N-219 akan segera terbang. Rencananya, proyek kongsi antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan PT Dirgantara Indonesia (DI) itu akan menjalani tes terbang pada April mendatang.

Rencana uji terbang pesawat N-219 itu disampaikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir di pertemuan Forum Rektor Indonesia (FRI) di Jakarta, kemarin (2/2). Nasir menyambut baik rencana uji terbang N-219 yang rencananya digelar April itu. ’’Ini menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia,’’ ucapnya.

Sejak awal Nasir sudah mendapat informasi bahwa N-219 bakal mulai diproduksi tahun ini. Uji terbang menjadi tahapan penting dalam proses produksi pesawat berkapasitas 19 penumpang itu.

Fokus uji terbang nanti adalah pengujian sayap dan landing gear. N-219 masih menunggu sertifikasi rekomendasi dari Kementerian Perhubungan utnuk bisa mengudara. Jajaran Kemenristekdikti berharap sertifikasi dari Kementerian Perhubungan dapat keluar setelah uji terbang dilaksanakan. Sehingga pesawat jenis turboprop bermesin dua itu bisa menjadi kado spesial saat perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 di Makassar pada Agustus nanti. Dengan beragam keunggulannya, pesawat ini dapat menjadi penyambung Indonesia yang terdiri atas belasan ribu pulau.

Kepala Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) Lapan Gunawan Prabowo menuturkan memang benar ada rencana uji terbang N-219 pada April nanti. ’’Di jadwal kami setelah monev (monitoring dan evaluasi, red) beberapa waktu lalu, rencana uji terbang terbuka antara April sampai Juni,’’ katanya. Ada usulan uji terbang dilaksanakan pada 20 Mei seiring dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Gunawan mengakui bahwa pesawat N-219 sudah bisa segera lepas landas untuk uji terbang. Untuk mempersiapan uji terbang, saat ini tim teknis terus merampungkan pengerjaan. Diantaranya adalah menjalankan integrasi sistem. Ini di antaranya sistem perkabelan, motorik, serta aneka jenis sensor yang harus dipasang untuk keperluan uji terbang. ’’Sistem perkabelan itu seperti memasang kabel-kabel di badan pesawat dan bagian kokpit,’’ jelasnya.

Selain itu, tim gabungan Lapan dan PT DI juga terus menyempurnakan sistem landing gear supaya bisa menjalani pendaratan mulus saat uji terbang nanti. Sistem landing gear harus sempurna untuk meredam getaran saat pendaratan. Selain itu juga ada tes tangki bahan bakar untuk menjaga dari potensi kebocoran.

Gunawan menyibak bahwa proyek besar pesawat N-219 dimulai sejak 2006. Namun dari sisi penyiapan anggaran, baru serius sejak 2014 lalu. Dia mengungkapkan sebagai permulaan, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pesawat yang dirakit di Bandung ini sekitar 40 persen. Secara bertahap pada 4 sampai 5 tahun ke depan, TKDN pesawat ini dinaikkan menjadi 60 persen.

Publik berharap uji terbang N-219 ini menjadi kebangkitan kembali dunia dirgantara nasional. Industri dirgantara Indonesia pernah dibuat heboh dengan penerbangan pesawat NC 235 yang berkapasitas 50-70 penumpang. Sayang, pesawat itu harus dihentikan produksinya bersamaan dengan krisis dulu. (wan/ang)


Sumber : http://nasional.indopos.co.id/read/2017/02/03/85773/Pesawat-N219-Siap-Siap-Uji-Terbang-April








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL