Kompetensi Utama

Layanan


Situs Web Sebagai Media Strategis Penyebaran Informasi Penyelenggaraan Penerbangan dan Antariksa
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/And • 26 Feb 2017 • Dibaca : 3862 x ,

Peserta sosialisasi dan diskusi materi Juknis Pengendalian Situs Web LAPAN menyimak penjelasan narasumber

Jumat (24/02), LAPAN menyelenggarakan sosialisasi dan diskusi Petunjuk Teknis (Juknis) Pengendalian Situs Web LAPAN di Hotel Gino Feruci Braga, Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan harmonisasi terhadap materi Juknis tersebut yang merupakan turunan dari Perka LAPAN Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Situs Web LAPAN. 

Sosialisasi menjadi rangkaian penutup dari kegiatan Pelatihan Ethical Hacking bagi para pelaku Teknologi Informasi(TI) LAPAN. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut untuk memaparkan tentang pedoman di dalam melakukan pengendalian situs web LAPAN. Pedoman tersebut nantinya untuk mengatur pengelolaan situs web itu sendiri sekaligus penerbitan konten dari materi-materi yang diinformasikan di dalamnya. 

Penyusunan Juknis ini, menurut Kepala Bidang Standar Penerbangan dan Antariksa, Adi Pratomo, untuk menunjang kelancaran dalam mengatasi beberapa hambatan penyebarluasan informasi pada situs web LAPAN, selain kendala teknis terkait keamanan konten dari gangguan hacker, namun juga alur birokrasi yang berjenjang sehingga membatasi pemuatan konten secara cepat, tepat, dan up to date

Pemaparan Juknis secara teknis disampaikan oleh Staf Bidang Standar Penerbangan dan Antariksa, Faulina. Ia menyampaikan, Juknis mengatur dua hal, yaitu untuk pengendalian teknis situs web dan pengendalian kontennya. Adapun rincian dari teknis situs web adalah homepage, menu, domain, IP Publik, serta pengembangan lainnya. Sedangkan yang termasuk ke dalam konten situs web yaitu sajian informasi yang disampaikan di dalam menu-menu yang ada. Salah satu informasi yang paling strategis dari konten situs web adalah berita yang berkonteks aktual, akurat, dan bernilai strategis yang mendukung pencitraan institusi.

“Ada tiga jenjang Tim Pengelola Situs Web LAPAN, yaitu Tim Pengelola Situs Web Utama, Situs Web Tingkat Eselon I, dan Situs Web Tingkat Eselon II,” ungkapnya. Masing-masing tim bekerja berdasarkan Surat Keputusan Kepala LAPAN yang berisi tentang jabatan di dalam tim tersebut berikut tugas dan tanggung jawabnya. “Tim pengelola terdiri dari pengarah, penanggung jawab, redaktur, editor, web admin, web developer, kontributor, dan penterjemah,” imbuhnya.

Namun untuk kondisi di LAPAN, pembentukan tersebut masih terbentur oleh keterbatasan SDM yang mempunyai kapasitas yang sesuai dengan jabatan tersebut. Untuk itu, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dijadikan forum untuk menampung saran dan masukan dalam mengatasi kendala tersebut. 

Saat ini, situs web sangat potensial sebagai saluran komunikasi visual yang utama untuk sebuah informasi yang disampaikan oleh institusi kepada publik. Bagi LAPAN, situs web merupakan salah satu alat untuk mendukung promosi hasil litbang LAPAN kepada masyarakat. Dari saluran tersebut, dapat terbangun image LAPAN di mata masyarakat.

Dari diskusi yang berlangsung dihasilkan beberapa masukan yang dapat digunakan untuk membangun Juknis yang sesuai standar dan dapat diimplementasikan dengan menyesuaikan pelaksanaan di lapangan. Beberapa satker menginginkan adanya penunjukan Tim Pengelola Situs Web di setiap satker yang lengkap dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Termasuk kriteria pengelola juga diperjelas lagi, karena diharapkan dapat memperlancar tugas dan tanggung jawabnya tersebut sesuai kompetensi yang dimilikinya. 

Namun karena kendala adanya keterbatasan SDM yang menguasai kompetensi dalam mengelola informasi dalam bentuk tulisan, maka sebagian perwakilan satker yang hadir mengusulkan adanya pembekalan praktis bagi para pengelola tersebut. Diharapkan dari pembekalan tersebut, setidaknya bisa menjadi modal dasar dalam menerapkan mekanisme yang akan ditetapkan melalui Juknis tersebut. 

Di akhir acara, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Standar Penerbangan dan Antariksa, Chusnul Tri Judianto menyarankan, agar hasil dari diskusi tersebut dapat disampaikan ke Kepala Satker masing-masing. Sehingga seluruh satker dapat segera mendukung penetapan Juknis Pengelolaan Situs Web LAPAN dan berkontribusi memberikan masukan yang membangun. 


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL