Kompetensi Utama

Layanan


Terima Menlu Prancis, Menlu Retno Bahas Penguatan Kerja Sama Lawan Teroris
Penulis : Fajar Nugraha • Media : metrotvnews.com • 28 Feb 2017 • Dibaca : 5951 x ,

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi menerima Menlu Prancis Jean Marc Ayrault di Jakarta. Kedua menlu membahas finalisasi rencana kunjungan Presiden Francois Hollande ke Indonesia.

"Kedatangan Menlu Ayrault untuk mempersiapkan rencana kunjungan Presiden Prancis Francois Hollande pada akhir Maret 2017," ujar Menlu Retno Marsudi di Gedung Pancasila, Selasa 28 Februari 2017.

Kerja sama ekonomi ancara Prancis dan Indonesia juha turut dibahas dalam pertemuan ini. Selama ini Prancis menjadi salah satu mitra penting ekonomi Indonesia di Uni Eropa.

Perdagangan bilateral antara kedua negara juga berjalan signifikan. Pada 2015, nilai perdagangan antara kedua negara mencapai USD2,3 miliar, sementara di 2016 mencapai USD2,34 miliar. Negeri Mode turut tercatat sebagai investor kelima terbesar di antara negara-negara Uni Eropa.

Kerja sama pariwisata juga menjadi perhatian utama dalam bahasan kedua menlu. Tercatat wisatawan Prancis yang datang ke Indonesia mencapai 238.444 orang sejak November 2016.

Kini ada peluang besar yang bisa diupayakan dalam hubungan Indonesia dan Prancis. Terkait kerja sama ekonomi Prancis dan Indonesia, dapat dilihat dari dukungan Prancis untuk produk kayu Indonesia.

"Indonesia merupakan negara pertama yang mendapatkan lisensi Flegt untuk kayu dan produk kayu untuk memasuki kawasan Uni Eropa. Tadi kami berbicara bagaimana kita mengembangkan untuk lisensi serupa untuk produk kelapa sawit Indonesia," imbuh Menlu Retno.


Situasi dunia yang baru juga menjadi bahasan pertemuan kali ini. "Kita sepakat akan terus meningkatkan kerja sama bilateral untuk countering terrorism. Semua negara menghadapi ancaman yang sama. Prancis dan Indonesia juga memiliki posisi yang sama pada saat kita berbicara mengenai konflik Israel-Palestina," ungkap Menlu.

Indonesia menjadi tuan rumah isu Palestina terkait OKI, sementara Prancis menjadi tuan rumah konferensi damai untuk Palestina yang sudah dilakukan dua kali. Indonesia dan Prancis juga memiliki pandangan yang sama mengetahui pentingnya solusi dua negara.

Masih ada dua nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh kedua negara. MoU itu antara lain, Renewal on MoU for Education and Diplomatic Training antara Menlu RI dengan Menlu Prancis. Kemudian MoU on the cooperation in space activities antara Lembaga Antariksa Prancis (CNES) oleh Ketua LAPAN dan Kepala CNES Jean-Yves Le Gall.

Menlu Retno menegaskan MoU ini akan menambah bobot dari hubungan yang sudah sangat baik dari Indonesia dan Prancis.

Visi sama terkait perdamaian

Menlu Prancis Jean Marc Ayrault menilai banyak alasan untuk meningkatkan kerja sama strategis negaranya dengan Indonesia. Bagi Ayrault, Indonesia dan Prancis adalah negara demokrasi yang berperan di kawasan masing-masing (Asia dan Eropa) dan juga ditingkat global.

"Kami juga memiliki visi yang sama terkait masalah perdamaian dan keamanan internasional, perang melawan terorisme dan juga dalam bidang tata kelola dunia," pungkat Ayrault.

Ayrault juga menyoroti Kesepakatan Paris mengenai Perubahan Iklim. Menurut Ayrault, Indonesia memainkan peran yang penting untuk kesepakatan itu.

"Dalam dunia yang penuh tidak ketidakstabilan, hubungan antara RI-Prancis perlu ditingkatkan dalam bidang keamanan internasional dan perdamaian yang berdasarkan reprositas regulasi globalisasi," ungkapnya.

Azas reprositas ini dapat dilihat dari perjanjian komersial dan hak-hak asasi manusia yang memungkinkan kedua negara bisa saling memahami. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan kerja sama konkret dalam berbagai bidang.

Namun bagi Ayrault ada tantangan dalam hubungan kerja sama Indonesia dan Prancis. Salah satunya dalam pengembangan kerja sama energi terbarukan. Meski ini menjadi tantangan yang besar untuk menciptakan energi terbarukan di Indonesia, hal ini bisa dianggap sebagai salah satu komitmen kesepakatan Paris untuk saling bertukar pengetahuan dan teknologi maju yang dengan mobilisisasi perusahaan Prancis.

Tidak lupa Ayrault berharap untuk meningkatkan hubungan dan pertukaran dalam bidang kemanusiaan, kebudayaan dengan khususnya dengan lapisan pemuda di Indonesia. Hal tersebut termasuk juga dalam hubungan dalam bidang penelitian dan inovasi.



Sumber :  http://internasional.metrotvnews.com/asia/1bVYRjXN-terima-menlu-prancis-menlu-retno-bahas-penguatan-kerja-sama-lawan-teroris








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL