Kompetensi Utama

Layanan


Pameran Hari Hutan International 2017: LAPAN Pantau Hutan Indonesia dengan Berbagai Teknologi
Penulis Berita : Humas/Rz-Ndy • Fotografer : Humas/Rz • 22 Mar 2017 • Dibaca : 25792 x ,

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Jasyanto sedang menunjukkan ke Menteri LHK, Siti Nurbaya tentang aplikasi layanan informasi titik panas (hotspot) yang dapat diakses melalui telepon seluler

LAPAN terus memberikan layanan informasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa. Saat ini LAPAN memiliki pusat pemantauan bumi nasional yang memiliki fungsi menyediakan informasi terkait dengan sumber daya alam dan lingkungan. Untuk memberikan informasi terkait hal tersebut, LAPAN mengikuti pameran Hari Hutan Internasional (HHI) 2017. Pameran diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Gedung Manggala Wanabakti pada tanggal 21-24 Maret 2017 bertemakan “ Hutan dan Energi”.

Selasa (21/03), dalam sambutan pembukaan, Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya menyampaikan, “Hutan dan energi perlu kita promosikan bersama dan membutuhkan perhatian khusus, tidak sebatas oleh pemerintah, juga oleh seluruh komponen bangsa.”

Lebih lanjut ia menekankan Kepada generasi muda, bahwa hutan dan energi adalah masa depan milik kita. Untuk itu perlu kepedulian kita dalam menjaga lingkungan, hutan, dan keanekaragaman hayati. Generasi muda ditantang untuk kreatif dan inovatif dalam menjaga hutan dan lingkungan”.

Sampai saat ini, LAPAN telah melakukan riset dengan menghasilkan berbagai karya teknologi yang dapat diintegrasikan pemanfaatannya untuk kebutuhan sektor kehutanan. Beberapa produk yang digunakan tersebut yaitu data citra satelit penginderaan jauh, serta pemantauan satelit milik LAPAN sendiri dan LSU. 

LAPAN telah berkontribusi dalam penanganan dan pencegahan bencana serta memberikan informasi berbasis data citra satelit. Salah satunya, LAPAN telah memberikan informasi titik-titik panas (hotspot) yang menjadi indikasi awal terjadinya kebakaran hutan. Informasi ini diberikan secara rutin dan dapat diakses melalui aplikasi pada telepon seluler. 

Hal ini sesuai dengan amanat Inpres Nomor 6 Tahun 2012 tentang Penyediaan, Pengendalian Kualitas, Pengolahan dan Distribusi Data Satelit Resolusi Tinggi. Tugas LAPAN sebagai Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) juga menyediakan metode standar pengolahan data satelit yang dapat digunakan Sistem Pemantauan Bumi Nasional oleh berbagai pihak. Hal tersebut sesuai dengan UU. No.21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.

Dalam pameran ini LAPAN menampilkan infografis mengenai beberapa kegiatan yang penting dan berskala nasional. Kegiatan tersebut yaitu pemantauan liputan awan, pemantauan titik api kebakaran lahan dan hutan, pemantauan tingkat kekeringan lahan, dan pemantauan penutup dan penggunaan lahan.

Tak hanya itu, LAPAN juga menampilkan mock up satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB. Salah satu misinya yaitu pemantauan pertanian. Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB dipresentasikan sebagai satelit buatan LAPAN bekerja sama dengan IPB. Salah satu kegunaan satelit eksperimental ini untuk memantau kondisi lahan pertanian. Hasil pemetaan rupa buminya dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Salah satunya, memberikan informasi pemantauan lahan pertanian musiman. Informasinya dapat digunakan untuk menentukan berbagai kebijakan terkait pangan nasional. 

LAPAN juga menampilkan mock up LSU 02. Operasi misinya bisa melakukan validasi hotspot yang bukan titik panas (fire spot) dengan cepat. Hal tersebut untuk pemantauan karhutla di remote area yang susah diakses jalur darat atau daerah yang memiliki konflik tinggi.

Dalam kesempatan itu, Siti Nurbaya juga mengunjungi stan LAPAN. Dipandu Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Jasyanto, ia memperoleh penjelasan berbagai perkembangan riset LAPAN. Salah satunya, data dan informasi penginderaan jauh yang sampai saat ini dimanfaatkan oleh KLHK dalam melakukan pemantauan wilayah kehutanan di Indonesia. Jasyanto juga menunjukkan aplikasi LAPAN, Fire Hotspot yang bisa langsung diakses saat itu juga. 

Sejauh ini, LAPAN telah bekerja sama dengan KLHK dalam menangani berbagai permasalahan di sektor kehutanan. Menteri LHK berharap agar jalinan kerja sama KLHK dengan LAPAN semakin erat, dan terus dipacu dengan implementasi yang nyata dari naskah-naskah yang telah disepakati. 

Acara ini dihadiri Perwakilan FAO di Indonesia, Kedutaan Besar negara sahabat, Kementerian ESDM, Sekolah Adiwiyata, Kelompok Pecinta Alam, dan para aktivis lingkungan. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam kegiatan HHI Tahun 2017, antara lain talkshow, pameran,Forest Day Fun Run, kemah keanekaragaman hayati, penanaman pohon, dan perlombaan bagi pelajar sebagai bentuk edukasi publik.



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL