Kompetensi Utama

Layanan


Pengaruh Siklon Menguat
Penulis : Dian Erika Nugraheny, Muhammad Nursyamsi, Amri Amrullah • Media : Republika.co.id • 23 Mar 2017 • Dibaca : 3741 x ,



Siklon di wilayah selatan berlangsung hingga April 2017.

JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pengaruh siklon akan meningkat mulai hari ini hingga 26 Desember. Gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan deras masih akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Siklon Yvette masih eksis, ujar Kepala Subbidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, ketika dihubungi, Jumat (23/12).

Siklon saat ini semakin menjauhi wilayah Indonesia. Meskipun akan menguat, dampak siklon ini diperkirakan tidak seburuk sebelumnya. Miming mengingatkan, siklon di wilayah selatan berlangsung hingga April 2017. Setelah siklon Yvette, diperkirakan masih ada siklon lain yang terjadi dan berdampak kepada wilayah Indonesia.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memprediksi siklon yang kerap muncul dari Samudra Hindia meningkatkan curah hujan. Pihaknya memperkirakan curah hujan akan tinggi pada akhir Desember.

Peneliti Klimatologi Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan Bandung, Erma Yulihastin, mengatakan, curah hujan yang tinggi mengaki batkan daerah aliran sungai rentan terkena banjir bandang. NTB, NTT, dan Pulau Sumba diperkirakan berpotensi mengalami banjir bandang lagi.

Erma mengatakan, pusaran siklon Yvette semakin mengecil dan menjauhi wilayah Indonesia. Tetapi, muncul dua bibit siklon baru di sebelah timur. Pertemuan dua bibit siklon ini menyebabkan angin kencang di wilayah selatan ekuator, utamanya Jawa, Bali, Lombok, NTT, dan NTB, ujar Erma ketika dihubungi Republika, Jumat (23/12).

Siklon menyebabkan perubahan pola kondisi curah hujan di Indonesia. Sebelumnya, curah hujan tinggi umumnya terjadi di Indonesia bagian barat. Siklon Yvette membuat curah hujan beralih ke sebelah tenggara Indonesia. Hingga sepekan ke depan, curah hujan diprediksi masih tinggi. Potensi banjir bandang di ketiga kawasan perlu diwaspadai.

Angin kencang dan curah hujan tinggi juga terjadi di wilayah perairan NTB, NTT, dan Sumbawa. Gelombang tinggi diperkirakan tetap terjadi hingga sepekan mendatang. Pengaruh di wilayah Jawa pun ada, yakni cuaca cenderung cerah, awan cenderung sedikit, dan angin yang bertiup kencang, ujar Erma.

Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Arif Jamali Muis menjelaskan, pihaknya menyusun rencana tanggap darurat untuk sepekan ke depan di wilayah Bima dan sekitarnya yang terdampak siklon ini. Di antaranya mengerahkan tenaga relawan di wilayah Dompu untuk melengkapi kekuatan yang saat ini tengah dipusatkan di Kota Bima, ujarnya.

Pihaknya juga telah membuka posko kemanusiaan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima. MDMC merangkul Aisyiah untuk membuka sejumlah dapur umum di wilayah terdampak. Tim medis juga akan dikerahkan ke lokasi terisolasi.



Banjir Bima

Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pertumbuhan awan hujan meluas di seluruh wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi kemarin siang.

Kondisi ini menyebabkan debit Su ngai Paruga naik kembali. Sebagian banjir telah menggenangi permukiman. Daerah yang terlanda banjir kembali adalah Jatiwangi, Rabasalo, Paruga, Tanjung, dan Dara.

Jembatan Padolo miring di bagian ujung sehingga jalan ditutup. Daerah Pena To'i terendam banjir. Warga kembali dievakuasi. Mereka berkumpul di Masjid Baitul Hamid dan Masjid Agung Kota Bima.

PLN telah memberitahukan kepala BPBD bahwa pasokan listrik ke Kota Bima untuk sementara dipadamkan. Sebab, banjir sudah mulai masuk ke gardu induk Bima.

BNPB akan membentuk pos komando tanggap darurat banjir. Pemerintah setempat telah menetapkan status keadaan darurat yang dipimpin wali kota Bima. Masa tanggap darurat ditetapkan selama dua pekan, dari Kamis (22/12) hingga 4 Januari, katanya.

Bantuan terus dikirim ke Kota Bima. BNPB memberikan bantuan dana siap pakai untuk operasional posko dan personel. Tim Reaksi Cepat mendampingi BPBD dalam pe nanganan darurat, baik bantuan penda naan, logistik, peralatan, manajerial, maupun tertib administrasi. Gubernur NTB TGH Zainul Majdi juga menyerahkan 1.100 dus mi instan, 1.100 dus air mineral, 50 dus biskuit, 480 paket lauk-pauk, 480 lembar terpal, 480 buah matras, dan 480 buah selimut serta 3 ton beras.
 ed: Erdy Nasrul


Sumber : http://www.republika.co.id/berita/koran/kesra/16/12/24/oiopwo387-pengaruh-siklon-menguat








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL