Kompetensi Utama

Layanan


Temukan Ladang Ganja Melalui Satelit, BNN-TNI-POLRI Bakar Habis Puluhan Ribu Tanaman Ganja
Penulis : Redaksi • Media : Jambiline.com • 09 Apr 2017 • Dibaca : 12185 x ,

Jambiline.com, Sumatra Utara – Lagi Badan Narkotika Nasional RI bersama personil BNNK Mandailing Natal (Madina) dan di bantu TNI-Polri, melaksanakan operasi pemusnahan ladang ganja yang bertempat di Tor Sihite Panyabungan Timur dan wilayah Desa Simandolam Kecamatan Kotanopan, provinsi Sumatera Utara, Kamis (6/4) kemarin.

Tim BNN RI yang dipimpin oleh Analis Pemetaan Jaringan Narkotika BNN RI Kombes Pol Ghiri Prawijaya berhasil menemukan ladang ganja seluas 1,5 Ha dengan puluhan ribu batang pohon ganja, yang lebih mengejutkan lagi ada yang sudah dipanen dan masih dijemur termasuk barang bukti ganja kering dalam karung yang ditemukan di lokasi.

Operasi Gabungan selain dari tim BNN RI dan BNNK Madina, TNI, Brimob, dan anggota Dalmas Polres Madina turut membantu pemusnahan ladang ganja tersebut.

Penemuan ladang ganja tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh Tim Berantas BNNK Madina, karena masyarakat setempat tidak mau daerahnya dicemari oleh tanaman ganja yang sangat berbahaya.

Sementara itu kordinator tim BNN RI, Kombes Pol Ghiri Prawijaya mengatakan, bahwa dalam pemetaana ladang ganja tersebut, pihaknya telah bekerja sama dengan LAPAN, dimana dari hasil pencitraan menggunakan satelit, ditemukan titik ladang ganja di bukit Tor Sihite.

“Kami bekerja sama dengan LAPAN dan menggunakan satelit guna mengetahui keberadaan ladang ganja tersebut, hasil temuan satelit ini ditindaklanjuti personil BNNK Madina guna memastikan keberadaannya. Ternyata benar, kami menemukan ladang ganja seluas sekira 1,3 hingga 1,5 Ha di Tor Sihite,” ungkap Ghiri kepada jambiline.com, Minggu (09/04).

Diegaskannya bahwa Negara Republik Indonesia tidak akan membiarkan narkotika jenis ganja ini beredar luas dan dapat hidup subur di negara ini, tak hanya itu turut dikatakan oleh mantan kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi ini bahwa saat di lokasi ada dua orang yang sedang memanen ganja, ketika mengetahui kedatangan Tim, mereka kabur.

“Kami berterima kasih kepada pihak yang membantu keberhasilan dari operasi ini, personil TNI/Polri, Ketika kami berada di sana, ada dua orang yang sedang memanen daun ganja, mengetahui kedatangan kami, mereka langsung kabur dan lolos, karena mereka mengenal betul tempatnya, sedangkan petugas kita masih belum, alhasil mereka dapat lolos dari pengejaran,” terangnya.

Turut dijelaskannya bahwa BNN RI memiliki program Alternatif Development, yang bertujuan untuk merubah pola pikir maupun kultur yang sudah lama dilakukan masyarakat yaitu bertani ganja.

“Program Alternatif development inilah nantinya untuk alih fungsi ladang ganja menjadi tanaman komoditi sayur, kopi dan sebagainya. Kita mengakui bahwa narkotika ini tidak bisa dihilangkan 100 persen, tapi kita berkomitmen akan terus berusaha menangkap pelaku dan menghilangkan keinginan masyarakat yang tergantung dengan narkotika dan tidak menggunakannya lagi, serta membuat mereka mengatakan ‘say no to drug,” harap Ghiri. (RAS)




Sumber : http://jambiline.com/temukan-ladang-ganja-melalui-satelit-bnn-tni-polri-bakar-habis-puluhan-ribu-tanaman-ganja/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL