Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN: Waspada Gas Buang PLTD Giliyang
Penulis : Temmy P. • Media : beritajatim.com • 18 Apr 2017 • Dibaca : 2764 x ,

Sumenep (beritajatim.com) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, merupakan pulau khusus, sehingga perlu penanganan yang khusus pula.

"Giliyang ini merupakan pulau yang memiliki tingkat pencemar sangat rendah. Gas-gas polutan prosentasenya rendah. Misalnya komponen sulfur yang menyebabkan gangguan pernafasan, di Pulau Giliyang kadarnya sangat rendah. Hanya sekitar 4 persen," kata Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Halimurrahman, Senin (17/4/2017).

Halimurrahman berada di Sumenep atas undangan pemerintah kabupaten setempat, untuk bertemu dengan PLN membicarakan pengembangan Pulau Giliyang khususnya masalah kelistrikan.

"Kalau memang akan membangun pembangkit listrik di Pulau Gilyang, pemilihan teknologinya harus tepat. Jangan sampai menjadi faktor pencemar. Jadi harus menggunakan teknologi yang ramah lingkungan," ujarnya.

Ia sepakat dengan penggunaan kabel bawah laut untuk program kelistrikan di Pulau Giliyang, dengan interkoneksi di Dungkek.

"Dengan begitu tidak ada unsur pencemar dalam program kelistrikan di Pulau Giliyang. Atau bisa juga dengan panel surya atau energi angin. Sebisa mungkin bukan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD)," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya merasa perlu mewarning lebih awal untuk program kelistrikan menggunakan PLTD di Pulau Giliyang. Menurutnya, gas buang PLTD harus diwaspadai, karena berpotensi mencemari lingkungan.

"Karena itu, harus dicari teknologi yang tepat. Kalaupun bersikukuh menggunakan PLTD, maka pilihan bahan bakarnya harus diperhatikan. Bukan solar, tapi gas. Ini harus melalui kajian yang pas," ucapnya.

Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, merupakan salah satu ikon wisata Sumenep, yakni wisata kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian LAPAN, Pulau Giliyang mempunyai kadar oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania. [tem/suf]



Sumber : http://beritajatim.com/politik_pemerintahan/295505/lapan:_waspada_gas_buang_pltd_giliyang.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL