Kompetensi Utama

Layanan


Kekayaan Hasil Litbang Harus Terdokumentasi dengan Baik dalam Repositori LAPAN
Penulis Berita : Humas/Sgd • Fotografer : Humas/Sgd • 29 May 2017 • Dibaca : 7139 x ,

Kepala LAPAN (tengah) beserta pejabat eselon 1 berfoto bersama setelah menandatangani komitmen bersama serah simpan karya cetak dan karya rekam

Sebagai lembaga litbang, rekam karya hasil penelitian dan pengembangan sangat diperlukan untuk dijejak kembali bagi pengembangan generasi selanjutnya. Untuk itu, kekayaan hasil litbang harus terdokumentasikan dengan baik dalam repository LAPAN. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dalam sambutannya pada acara “Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam serta Launching Repositori Litbang LAPAN” di Balai Pertemuan Dirgantara, Kantor LAPAN Pusat, Jakarta, Senin (29/05). 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural di lingkungan LAPAN. Kegiatan ini sekaligus sebagai momentum peluncuran situs repositori.lapan.go.id.

Menurut Thomas, penelusuran karya peneliti LAPAN sangat penting dilakukan. Oleh karena itu prosesnya harus terekam dengan baik oleh arsiparis dan peneliti itu sendiri. Terbitan dan berbagai publikasi juga harus tersimpan dan tertib administrasi. Peneliti, perekayasa, dan fungsional terkait lainnya wajib menyerahkan karya cetak dan karya rekamnya kepada Perpustakaan LAPAN Pusat. 

Proses yang sedemikian rupa akan mempermudah penelusuran jejak karya mereka. Hal ini sebagai penunjuk bukti otentik mereka. Jangan sampai karya peneliti Indonesia malah tersimpan di negara lain yang sangat menghargai karya peneliti Indonesia dan mengambil manfaatnya.

Ia mengarahkan, agar arsip dan perpustakaan digunakan untuk menyimpan karya-karya LAPAN. Buku, jurnal, dan berbagai terbitan teknis disimpan di pusat-pusat teknis. Sebab, hal tersebut menjadi rujukan bagi peneliti di pusat teknis tersebut. Alih media secara bertahap dilakukan dalam satu sistem, sehingga akan membuat karya para peneliti LAPAN semakin mudah dicari.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Chris R. Dewanto memaparkan Peraturan Kepala LAPAN No. 13 Tahun 2016 mengenai serah simpan karya cetak dan karya rekam. Kemudian, Kepala LAPAN menutup acara dengan mengesahkan situs repositori.lapan.go.id.



Foto bersama Pejabat Eselon I dan II setelah penandatanganan Komitmen Bersama Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL