Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Pantau Hilal Awal Ramadan 1438 H di Bukit Syeh Bela Belu Yogya
Penulis Berita : Humas/Puan • Fotografer : Humas/Adhitia • 30 May 2017 • Dibaca : 12520 x ,

Kenampakan hilal terlihat dengan garis lengkung putih tipis yang ditunjukkan anak panah

Jumat (26/05), Tim Pengamat Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (LAPAN Sumedang) pantau hilal di Bukit Syeh Bela Belu, Yogyakarta. Pengamatan ini dilakukan sebagai kontribusi LAPAN untuk menentukan waktu awal Ramadan 1438 H. Sebagai informasi, selain di tempat tersebut, LAPAN juga melakukan pemantauan di Kantor Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pasuruan.

Secara teknis, tim LAPAN terdiri dari Aries Kurniawan, Gerhana Puannandra Putri, dan Adhitia Wiguna berkoordinasi dengan pihak BMKG setempat. Pengamatan dilakukan bersama dengan Kanwil Kemenag Yogyakarta, BMKG Yogyakarta, dan beberapa komunitas astronomi. 

Hilal merupakan bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadinya konjungsi (ijtimak, bulan baru) pada arah dekat matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam kalender Islam. Pemaparan mengenai hilal disampaikan oleh Mutoha, perwakilan Jogja Astro Club (JAC). Para pengamat dan pengunjung pada saat itu menyimak usai menyaksikan sambutan resmi dari Pimpinan Kanwil Kemenag Yogyakarta.

Proses pengamatan diawali dengan memasang beberapa teleskop oleh beberapa komunitas. Sejumlah delapan teleskop yang disediakan oleh berbagai instansi dan komunitas digunakan untuk melihat hilal. Secara keseluruhan ada 8 buah teleskop yang disiapkan. Tim LAPAN Sumedang sendiri menyiapkan teleskop Lunt 70ED, mounting iOptron Mini Tower II, dan detektor CCD kamera ZWO ASI 174MC.

Kondisi cuaca di lokasi pengamatan pun cukup cerah. Sejak pukul 15.00 WIB, hampir tidak ada awan yang menghalangi daerah barat, yang menjadi arah bidikan. Namun, menjelang matahari terbenam, kumpulan awan tipis mulai menutupi horizon di bagian barat.

Walaupun ketinggian hilal sudah mencapai 8 derajat, namun awan tipis cukup menghambat pengamatan hilal dengan kasat mata. Meski demikian, Tim LAPAN berhasil menangkap citra hilal. Walaupun kenampakannya cukup samar karena tertutup awan tipis.


Peralatan teleskop yang digunakan LAPAN dalam mengamati hilal di Bukit Syeh Bela Belu Yogyakarta


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL